BATAM (gokepri) – Wali Kota BatamAmsakar Achmad melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Embung Fatimah, Kamis (19/6). Ia lantas melanjutkan kunjungan ke kediaman keluarga pasien Muhammad Alif Okto Karyanto (12) di Kaveling Sei Lekop, Sagulung.
Langkah ini ditempuh Amsakar untuk mencari fakta terkait dugaan penolakan pasien oleh RSUD Embung Fatimah yang sempat menghebohkan publik. “Saya sudah datangi langsung RSUD Embung Fatimah dan bertemu dengan keluarga pasien,” ungkap Amsakar.
Di RSUD, ia menggali informasi langsung dari jajaran manajemen dan tenaga medis mengenai kronologi penanganan pasien. Dari hasil penelusuran, RSUD disebut telah menjalankan prosedur serta memberikan tindakan kepada pasien dan menjalin komunikasi dengan keluarga.
Amsakar menegaskan, masyarakat tidak boleh kesulitan mengakses layanan kesehatan. Ia menilai, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap regulasi yang menyulitkan masyarakat, khususnya dalam layanan kesehatan. “Kalau memang ada aturan yang menyulitkan, kita harus koreksi. Kalau pasien datang dalam kondisi butuh dirawat, layani dulu. Masalah pembiayaan, kalau tak tercover BPJS kita pikirkan jalan keluarnya,” imbuhnya. Ia menekankan, insiden pengembalian pasien di waktu subuh tidak boleh terulang lagi.
Pentingnya pendekatan pelayanan yang humanis ditekankan Amsakar, terutama pada sektor-sektor yang menyangkut langsung kebutuhan dasar masyarakat. Ia juga menyoroti peran penting kehumasan rumah sakit dalam merespons dinamika isu publik. “Humas RSUD Embung Fatimah harus diperkuat dan lebih responsif,” pesannya. Menurutnya, di era digital dengan arus informasi yang sangat cepat, respons harus bijak dan penuh kearifan.
Usai dari RSUD, Amsakar disambut hangat keluarga dan warga di kediaman pasien. Di hadapan perangkat RW dan tokoh masyarakat setempat, Amsakar menyimak keterangan dari keluarga dan masyarakat setempat.
Ia menyampaikan apresiasi atas sikap bijak keluarga yang memilih menyikapi situasi dengan tenang dan mengedepankan musyawarah. “Kami bersyukur bisa bertemu langsung dengan keluarga. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Batam, saya menyampaikan rasa bela sungkawa. Ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak,” tutupnya.
Baca Juga: Prosedur Gawat Darurat JKN, Rumah Sakit Wajib Layani Tanpa Pandang Status
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









