Aliran Air Bersih di Batam Tetap Lancar Meski Kemarau

Owner Mayumi Kopitiam, Nelda.
Owner Mayumi Kopitiam, Nelda.

PT Moya Indonesia terus meningkatkan keandalan dan kualitas air yang disalurkan pada masyarakat. Membaiknya pengelolaan air bersih di Batam ini dirasakan Pardi yang sudah tiga bulan membuka rumah makan di Grand Niaga Mas, Batam Center.

“Air belum pernah mati dan tekanan air stabil tiap hari,” ungkapnya, Kamis (4/3/2021) siang.

Selaku pelanggan, ia menilai PT Moya Indonesia sudah berhasil menjaga layanan air bersih di Batam tetap mengalir dengan lancar. Padahal, PT Moya Indonesia hanya operator sementara.

“Saya rasa hebatlah. Contohnya saya, baru buka usaha, pasti ada kekurangan di sana sini, wajar. Beda kalau sudah lama mengelola terus ada yang kurang, baru namanya gagal,” katanya.

Pardi mengaku heran dengan adanya informasi di media-media sosial bahwa air yang mengalir ke masyarakat kotor. Pardi yakin, jika ada air yang kotor sampai ke pelanggan, bukan berasal dari sistem utama pengelolaan air.

“Saya percaya, gak mungkinlah air kotor dialirkan, sampai ada bahasa di medsos air tinggal kasih gula karena warnanya coklat. Saya gak yakin itu mengada-ada,” katanya.

Selain di tempat usahanya, kata Pardi, air juga mengalir lancar di rumahnya, di Mediterania, Batam Center. “Lancar-lancar saja di rumah, tak ada masalah,” katanya.

Hal senada diutarakan Nelda. Owner Mayumi Kopitiam ini mengatakan bahwa air bersih di tempat usahanya di Grand Niaga Mas, Batam Center, juga mengalir lancar. Ia berharap dalam musim kemarau ini tak ada gangguan terhadap suplai air bersih di Batam.

“Alhamdulillah lancar, meskipun cuaca kemarau,” katanya. (eri)

BAGIKAN