Jelang Pembukaan Olimpiade Paris: Mobil Tabrak Kafe, Satu Orang Tewas

mobil tabrak kafe di paris
Polisi di TKP peristiwa mobil menabrak kafe di Paris, Prancis, 17 Juli. FOTO: Reuters

PARIS (gokepri) – Sebuah insiden nahas terjadi di kota Paris, Prancis, pada Rabu (17/7) malam. Sebuah mobil menabrak teras kafe di kota yang tengah bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade itu.

Menurut laporan AFP, kecelakaan tersebut mengakibatkan 1 orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka serius.

Baca: Suhu Panas Ekstrem Mengintai Olimpiade Paris

Sumber dari kantor kejaksaan yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, polisi telah menangkap pengemudi mobil tersebut dan menahannya atas dugaan pembunuhan tak disengaja.

Sebelumnya, sumber kepolisian menyebutkan pengemudi melarikan diri dari lokasi kejadian di wilayah Paris utara, sementara seorang penumpang mobil tersebut ditahan. Sumber terpisah yang dekat dengan penyelidikan mengatakan penumpang tersebut dinyatakan positif mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

Sebelumnya, sumber kepolisian juga mengatakan tiga orang yang terluka dalam keadaan kritis. Sumber lain dari kepolisian mengatakan, hipotesis awal terkait insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat (01.30 WIB, 18/7) tersebut adalah kecelakaan lalu lintas.

Seorang reporter AFP melihat mobil Toyota berwarna gelap dengan kap mesin yang ringsek berada di pintu masuk bar Le Ramus di distrik 20 utara kota tersebut.

Wali Kota distrik Eric Pliez mengatakan kepada wartawan bahwa polisi telah memastikan tidak ada bahan peledak di dalam mobil. Ia juga menyatakan semua yang terluka adalah pelanggan bar tersebut.

“Kami sangat terpukul. Ini mengejutkan kami semua,” kata salah satu deputi wali kota, Vincent Goulin.

Terdapat penjagaan ketat polisi di sekitar teras bar yang terletak di belakang pemakaman terkenal Pere Lachaise, tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh seperti Edith Piaf, Oscar Wilde, dan Jim Morrison.

Setidaknya empat mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di dekat lokasi kejadian, sementara tentara berpatroli di Lapangan Gambetta yang tak jauh dari sana.

Prancis saat ini tengah dalam keadaan waspada tinggi menjelang Olimpiade. Negara tersebut beberapa kali menjadi target serangan teror dalam beberapa tahun terakhir.

Insiden ini terjadi dua hari setelah seorang tentara ditusuk di antara tulang belikat oleh seorang pria berusia 40 tahun di stasiun kereta api besar di Paris utara.

Meski nyawa tentara tersebut tidak dalam bahaya, ia merupakan bagian dari operasi militer khusus untuk melindungi situs-situs sensitif di Paris yang dikerahkan setelah serangan teror di kantor majalah satir Charlie Hebdo pada 2015.

mobil tabrak kafe di paris
Insiden kafe ditabrak mobil terjadi 10 hari sebelum pembukaan Olimpiade Paris. FOTO: Reuters

Keamanan Olimpiade

Seorang pelayan di kafe lain yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian mengatakan kepada AFP bahwa ia melihat mobil tersebut melaju “dengan kecepatan tinggi” dan kemudian mendengar suara keras.

“Mobil itu melaju melawan arus di jalanan searah dan menabrak teras,” tambah pelayan tersebut, yang sudah bekerja di jalan itu selama tiga tahun dan meminta agar namanya dirahasiakan.

Ia mengatakan dirinya mendatangi lokasi kejadian dan melihat orang-orang berlarian serta sesosok jenazah.

“Mereka adalah rekan, tetangga saya, saya kenal mereka,” ujarnya kepada AFP dengan mata berkaca-kaca.

“Ini jalanan yang tenang, tidak pernah ada kejadian seperti ini.”

Ia mengatakan polisi tiba “sangat cepat” di lokasi kejadian. Ia juga melihat dua orang perempuan berusaha merawat para korban.

mobil tabrak kafe di paris
Wali Kota distrik Paris Eric Pliez memberikan keterangan pers di Le Ramus Bar, 17 Juli. FOTO: EPA-EFE

Selama Olimpiade, sebanyak 35.000 personel kepolisian dan 18.000 tentara akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan.

Mulai pukul 05.00 WIB pada 18 Juli hingga upacara pembukaan Olimpiade pada 26 Juli, zona keamanan anti-terorisme khusus akan diaktifkan di sekitar Sungai Seine di Paris.

Lebih dari 300.000 penonton diperkirakan akan menyaksikan upacara pembukaan di sepanjang tepi Sungai Seine – yang merupakan kali pertama upacara pembukaan Olimpiade digelar di luar stadion.

Meskipun terjadi “kebangkitan” ancaman teror di seluruh Prancis, jaksa anti-teror nasional Olivier Christen pada 16 Juli lalu mengatakan bahwa Olimpiade dan Paralimpiade di Paris “tidak menjadi target khusus organisasi teroris internasional”. AFP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait