Batam (gokepri.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemangku kepentingan di daerah. Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya mengatakan, komitmen itu untuk menaikan pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas keuangan di Kepri.
“Ini yang terus kami garap sehingga ke depan pasti perekonomian Kepri lebih baik, terakselerasi dengan lebih cepat,” kata Sinar, usai dikukuhkan sebagai Kepala OJK Kepri, di Batam, Jumat, 28 Juni 2024.
Ia juga mengatakan, saat ini tingkat literasi keuangan di Kepri sudah baik dan harus dioptimalisasikan. Pihaknya berencana akan melakukan sinergi dengan pemerintah daerah dari level strategis sampai tingkat kelurahan atau desa.
Baca Juga: Kepala OJK Kepri Berganti, Ditugasi Perluas Literasi Keuangan
“Aparat di kelurahan atau desa bisa menjadi duta literasi keuangan dan mudah-mudahan bisa meningkatkan literasi keuangan sampai masyarakat terjauh, terpencil dan terluar,” jelasnya.
Sinar juga mengungkapkan, saat ini masih terjadi kredit macet atau NPL (non performing loan) di Kota Batam. Menurut data, grade macet yang terjadi sebesar 3 persen diakibatkan NPL dari sektor umkm.
“Secara keseluruhan data bank umum, NPL ini meningkat di sektor UMKM. Karena memang ada beberapa UMKM, pasca pandemi Covid-19 masih belum recovery secara optimal,” kata Sinar.
Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendorong kredit usaha rakyat untuk UMKM agar bisa mendapatkan akses terhadap perkreditan lebih terbuka lagi.
“Angkanya nanti saya cek kembali. Tapi NPL UMKM memang ada peningkatan sedikit dari tahun lalu,” ujar Sinar.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan Kepri sebagai lumbung ekonomi perlu kehadiran OJK untuk mengawal berbagai jasa keuangan yang ada.
“Kepri ini kan kawasan lumbung ekonomi, jadi keberadaan OJK ini perlu. Tidak hanya mendorong, mendukung stabilitas moneter dari tupoksi-nya tapi juga OJK bisa mengawal berbagai jasa keuangan yang ada di Kepri,” ujar Ansar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Muhammad Ravi









