Tanjungpinang (gokepri.com) – Kota Tanjungpinang tidak hanya menyajikan objek wisata alam, religi, dan kebudayaan. Namun juga memiliki daya tarik sejarah, salah satunya Monumen Tri Marta yang terletak di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Provinsi Kepri.
Monumen tersebut menampilkan beberapa replika kendaraan militer seperti Tank ANX-13 dari Angkatan Darat (AD), Kapal RI Macan Tutul-602 dari Angkatan Laut (AL), dan Pesawat Tempur F-5E dari Angkatan Udara (AU).
Replika tiga kendaraan militer tersebut memberikan daya tarik pengunjung untuk menjadikan area monumen tersebut tempat berfoto.
Baca Juga: 22 Event Pariwisata di Tanjungpinang Sepanjang 2024, Ini Agendanya
Monumen tersebut kini menjadi ikon baru di Kota Tanjungpinang sejak tahun 2021. Lokasi yang tidak jauh dari pusat kota menjadikan tempat ini banyak dikunjungi.
Perjalanan dari pusat kota menuju ke lokasi monumen tidak memakan waktu lama, hanya kisaran 15-20 menit perjalanan. Perjalanan bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum yang ada di kota tersebut.
Area yang luas pada monumen Tri Marta juga bisa membuat pengunjung merenungkan sejarah alutsista sembari duduk santai bersama keluarga atau teman yang datang bersama-sama.
“Ya kalau pergi ke sini sama teman-teman asyik jadinya. Apalagi kalau sore hari, panasnya kurang jadi kita bisa foto bersama untuk diunggah ke media sosial,” kata Deki (23), salah seorang pengunjung.
Monumen tersebut ramai dikunjungi pada sore hari. Hamparan luas dengan bentuk alam terbuka membuat sore hari jadi pilihan terbaik menghindari terik panas dan mengabadikan potret tanpa berlawanan cahaya.
Menurut Deki, tidak hanya untuk lokasi berfoto, namun keberadaan monumen itu juga menambah pengetahuan masyarakat terkait berbagai bentuk kendaraan militer.
“Ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa,” kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti mengatakan pesona tempat wisata di Tanjungpinang tak kalah menarik dibandingkan daerah lain.
“Tanjungpinang juga punya beberapa destinasi wisata pantai yang menarik,” kata dia belum lama ini.

Guntur Sakti menargetkan 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Tanjungpinang di tahun 2024 ini. Target ini sesuai dengan penegasan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Tanjungpinang Muhammad Nazri di berbagai media beberapa waktu lalu.
Guntur menegaskan, target tersebut untuk mendukung kunjungan 3 juta wisman ke Kepri yang ditargetkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di tahun 2024 ini.
Untuk mewujudkan hal itu, Dispar Kepri mengharapkan adanya dukungan dari para pemangku kepentingan kepariwisataan di Kota Tanjungpinang, untuk memberikan jaminan kelancaran dan kenyamanan aksebilitas bagi para wisatawan saat datang berkunjung ke Kota Tanjungpinang.
“Jadi saya butuh kontribusi dari semua pihak agar aksebilitas wisatawan itu bisa lancar,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








