DKPP Bintan Fasilitasi Ketersediaan Hewan Kurban

hewan kurban di bintan
Tim Karantina Pertanian memeriksa hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 2024 di Pulau Bintan, Kepri. Foto: ANTARA

Bintan (gokepri.com) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan memfasilitasi ketersediaan hewan kurban Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah.

Kepala DKPP Bintan Sri Heny Utami mengatakan dalam pemenuhan ketersediaan hewan kurban, kami memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memfasilitasi ketersediaan hewan kurban.

Bentuk pelayanan fasilitasi ketersediaan hewan kurban, antara lain melakukan pelayanan pengobatan jika ada hewan sakit, melakukan pembinaan peternak, dan membantu memberikan rekomendasi pemasukan hewan kurban dari luar Kabupaten Bintan melalui pejabat otoritas veteriner (POV).

HBRL

Baca Juga: Kebutuhan Hewan Kurban di Kepri Diprediksi Naik 10 Persen

“Kami pastikan hewan kurban aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat,” ujarnya, Sabtu 25 Mei 2024.

Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Bintan Iwan Berri Prima yang juga Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP mengatakan ketersediaan hewan kurban tahun ini mencukupi yang tersebar di tujuh kecamatan setempat, sehingga meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

“Jumlah ini bisa terus bertambah seiring dengan mendekati hari pelaksanaan pemotongan kurban,” kata dia.

DKPP Bintan juga memberikan rekomendasi pemasukan dari luar Bintan untuk menambah ketersediaan hewan kurban di Batam.

DKPP Bintan juga memberikan rekomendasi pemasukan dari luar Bintan. Jumlah ternak yang diberikan rekomendasi hingga 23 Mei 2024 ini sebanyak 237 ekor sapi dan 426 ekor kambing.

Pemasukan hewan dari luar berkoordinasi dengan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kepri. Hewan yang masuk ke Bintan adalah hewan yang sehat dan telah dilakukan pemeriksaan laboratorium, terutama untuk penyakit mulut dan kuku (PMK) dan penyakit Jembrana untuk sapi Bali.

DKPP mengimbau masyarakat untuk mencari hewan kurban di peternak Bintan, karena ketersediaan hewan kurban di peternak Bintan mencukupi dan harganya pun relatif terjangkau.

Iwan juga mengimbau masyarakat jangan memasukkan hewan secara ilegal.

“Mari kita jaga Bintan untuk tetap bebas penyakit hewan menular, jika ada hewan yang sakit. Silakan hubungi dokter hewan dan petugas paramedik veteriner di lapangan,” ujarnya.

Ketersediaan hewan kurban di Bintan per Kamis 23 Mei 2024 sebanyak 1.342 ekor, terdiri atas sapi 890 ekor dan kambing 452 ekor.

Berdasarkan laporan Aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (Isikhnas), pemotongan hewan kurba di Bintan tahun 2023 sebanyak 583 ekor, meliputi sapi 345 ekor dan kambing 238 ekor.

“Estimasi kebutuhan hewan kurban tahun 2024 ini kemungkinan ada kenaikan sepuluh persen dari tahun lalu,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait