Tujuh Anak di Moro Karimun Terseret Arus, Satu Hilang, Satu Warga Tewas

Tim Pencarian dan Pertolongan bersama warga Moro melakukan pencarian anak Desa Pauh yang hilang saat berenang. (Istimewa untuk gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Tujuh orang anak-anak Desa Pauh, Kecamatan Moro terseret arus laut saat mereka berenang pada Ahad, 12 Mei 2024 sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari tujuh orang anak itu, enam anak berhasil selamat. Sementara, satu orang anaka masih dalam pencarian Tim Pencarian dan Pertolongan Karimun.

Enam yang selamat itu yakni Zahri (9), Muhammad Fahris (10), Nurhasanah (12), Rhalisa Syahira (9), Febri (12) dan Imbo (11).

HBRL

Sementara, seorang anak yang hilang dan masih dalam pencarian adalah Muhammad Ridwan (7).

Kronologisnya, sekitar pukul 15.30 WIB, anak-anak tersebut asyik berenang di pelantar belakang rumah warga.

Namun, pada pukul 16.00 WIB air laut tiba-tiba pasang dan anak-anak tersebut terbawa arus ke tengah laut.

“Mereka kemudian terpencar sambil berteriak minta tolong,” ujar warga.

Warga yang mendengar teriakan anak-anak tersebut langsung melompat ke laut dan melakukan pertolongan.

Selang tak berapa lama, orang tua Nurhasanah yang mengetahui anaknya ikut terseret arus laut juga berenang melakukan pertoloangan.

Namun sayang, dia yang ingin menyelamatkan anaknya justru tewas, sementara anaknya berhasil selamat.

Sementara, Tim Pencarian dan Pertolongan Karimun masih mencari satu anak lagi yang dinyatakan hilang.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait