Tanjungpinang (gokepri.com) – Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kota Tanjungpinang terganjal masalah aksesbilitas. Hal ini diakui Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.
Guntur mengatakan wisman banyak yang mengunjungi Kabupaten Bintan, dibandingkan Tanjungpinang untuk berwisata.
“Yang masih menjadi masalah itu tentang aksesibilitas, kemudahan lokasi untuk dijangkau dari lokasi lainnya melalui sistem transportasi, di Tanjungpinang ini wisman langsung ke Bintan,” kata dia Kamis 1 Februari 2024.
Baca Juga: 22 Event Pariwisata di Tanjungpinang Sepanjang 2024, Ini Agendanya
Menurut dia, waktu dan jarak tempuh menuju tempat wisata di Tanjungpinang masih belum efisien. Apalagi tak banyak lokasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan.
Meski begitu, Dispar Kepri telah melakukan koordinasi dengan pengelola wisata dan operator kapal untuk mengatur jadwal agar wisman lebih tertarik mengunjungi Tanjungpinang.
“Syaratnya ya tempat wisata di Tanjungpinang harus banyak itu juga yang lagi kita gesa,” Kata dia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Provinsi Kepri selama September 2023 mencapai 132.000 kunjungan atau naik 7,39 persen dibanding Agustus 2023 yang mencapai 122.911 kunjungan.
“Jika dibandingkan September 2022, jumlah kunjungan wisman ke Kepri juga naik sebesar 26,13 persen,” kata Statistisi Ahli Madya BPS Kepri, Barudin di Tanjungpinang.
Ia menyebutkan kenaikan jumlah kunjungan wisman selama bulan September 2023 dipicu meningkatnya jumlah kunjungan wisman yang berasal dari Kota Tanjungpinang sebanyak 4.286 kunjungan (14,33 persen), Kota Batam 102.200 kunjungan (7,31 persen), Kabupaten Bintan 20.542 kunjungan (6,78 persen), dan Kabupaten Karimun 4.345 kunjungan (4,12 persen).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









