Tanjungpinang (GoKepri) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan, akan melanjutkan program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) gratis pada tahun 2024.
Pihaknya memprioritaskan kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Kepri untuk pemasangannya.
“Tergantung nanti usulan pemerintah kota. Tentu yang prioritas kawasan 3T,” kata dia Senin 22 Januari 2024.
Baca Juga: Penyambungan Listrik Gratis di Kepri Capai 9.507 Rumah
Menurut dia, program BPBL merupakan upaya pemerintah pusat melalui Kementrian ESDM, bekerja sama dengan PT PLN untuk membantu warga kurang mampu yang belum teraliri listrik.
“Daerah Tanjung Unggat itu masih banyak yang belum dialiri listrik tidak menutup kemungkinan di Tanjungpinang juga,” kata dia.
Tak hanya itu, Ansar juga akan melanjutkan pemasangan Solar Home Syatem (SHS) yang sempat tertunda.
Untuk informasi, sebanyak 9.507 rumah tangga di daerah itu mendapatkan program bantuan pemasangan baru listrik (BPBL) gratis sejak 2021 sampai 2023.
Program BPBL merupakan upaya pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk membantu warga kurang mampu yang belum teraliri listrik.
Program tersebut sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Kepri bersama PLN dalam mewujudkan pemerataan akses listrik bagi seluruh warga setempat, yakni melalui program Kepri Terang.
Hal itu diwujudkan dengan pengadaan dan pemasangan genset serta jaringan listrik di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di enam pulau dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 496 rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









