Jakarta (gokepri.com) – PLN memastikan kesiapan pasokan listrik dan kesiagaan petugas untuk menjaga pasokan dan keandalan listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan dalam momen Nataru ini, PLN siap menjaga keandalan listrik dan melayani seluruh kebutuhan pelanggan agar masyarakat bisa merayakan Nataru dengan aman dan nyaman.
“Dalam Apel siaga kali ini, kami memastikan kesiapan pasokan listrik, petugas siaga dan peralatan dalam kondisi aman,” kata Darmawan saat Apel Siaga Kelistrikan, di Kantor Pusat PLN, Jakarta.
Baca Juga: PLN Batam Tambah Pasokan Listrik Hijau ke Pelanggan Industri
Pihaknya ingin memastikan dalam momentum Nataru ini harus zero mistake, zero tolerance, zero blackout, apapun tantangannya harus bisa diselesaikan.
Ia mengatakan perayaan Nataru kali ini tantanganya adalah adanya potensi cuaca ekstem akibat dampak El Nino seperti kekeringan panjang yang kemudian diikuti hujan dengan curah yang tinggi, disertai petir, angin kencang dan banjir. Hal ini mengancam instalasi ketenagalistrikan PLN.
“Untuk itu kami sudah mempersiapkan sejak jauh hari setiap pembangkit kami, jaringan transmisi, jaringan distribusi, control center hingga operasi layanan pelanggan,” kata Darmawan.
PLN memprediksi kebutuhan listrik masyarakat di momen Nataru 2024 adalah sebesar 43 Gigawatt (GW). Sementara PLN memiliki daya mampu pasok lebih dari 50 GW.
“Kami juga telah memiliki digital control system yang mampu mengatur sistem kelistrikan secara otomatis jika terjadi gangguan dari faktor eksternal,” ujarnya.
PLN juga telah melakukan aksi preventif untuk memastikan ketersediaan energi primer di pembangkit-pembangkit listrik tercukupi selama periode Nataru 2024. PLN telah membangun sistem digital rantai pasok energi primer untuk pembangkit listrik yang terintegrasi dengan Kementerian ESDM.
Pada apel tersebut, Darmawan juga melakukan telekonferensi dengan personel siaga di 41 unit induk PLN dan unit-unit subholding yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel di seluruh Indonesia dalam menjaga keandalan listrik.
Termasuk PT PLN Batam yang juga diberikan kesempatan untuk melaporkan langsung kondisi sistem kelistrikan Batam.
Direktur Operasi PT PLN Batam Dinda Alamsyah melaporkan kecukupan daya di Sistem Kelistrikan Batam – Bintan dengan daya mampu pasok 667 Mega Watt (MW), dengan perkiraan beban puncak tertinggi 569 MW, sehingga PT PLN Batam masih memiliki cadangan daya 97 MW yang artinya kondisi sistem kelistrikan Batam – Bintan normal.
“Unit-unit PLN Batam dalam kesiapan siaga kelistrikan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 adalah Unit Pembangkit dan Transmisi PLN Batam, Unit Bisnis Distribusi dan Pelayanan, Unit Bisnis Infrastruktur dan Unit Pembangkit IPP,” kata Dinda.
PLN Batam mengerahkan 668 personel terdiri dari pegawai PT PLN Batam, personel tenaga alih daya (TAD) dan juga mitra kerja PLN Batam. Kemudian untuk peralatan pendukung terdiri dari 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 14 unit Genset Mobile, 11 unit kendaraan pendukung dan material cadang tersedia dalam jumlah cukup.
PLN Batam juga membuat 33 Posko Siaga Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2024 yang tersebar pada lokasi-lokasi strategis di Batam.
Begitu juga dengan pengamanan 23 objek vital di seperti Bandara, Pelabuhan, Rumah Sakit, Gereja dan lokasi perayaan. Kemudian memberikan prioritas bagi kantor instansi penting seperti Kantor Pemda, Kantor TNI/Polri dan dinas terkait.
“Kepada seluruh rekan-rekan yang Siaga saya sampaikan jangan lupa untuk selalu bekerja dengan mengutamakan K3 dan SOP yang berlaku, karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia,” kata Dinda.
Apabila ada hal-hal yang perlu ditanyakan seperti pengaduan dan lainnya, pelanggan dapat lapor melalui Contact Center 123 dan media social PLN Batam.
“Petugas PLN Batam akan merespon dengan cepat sesuai SOP yang ada,” kata Dinda.
***









