Jakarta (gokepri.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) salurkan bantuan untuk Palestina melalui Egyptian Red Crescent (Hilal Ahmar Mesir). Kerja sama itu untuk memudahkan penyaluran bantuan dari masyarakat Indonesia.
Nota kesepahaman (MoU) kerja sama itu ditandatangani oleh Ketua Baznas RI Noor Achmad dan Kepala Departemen Sumber Daya dan Pemasaran Egyptian Red Crescent, Dr. Silfiya Simon, di Kairo, Mesir.
Noor Achmad mengatakan ada beberapa tahap kerja sama yang dilakukan. Tahap pertama, tanggap darurat kemanusiaan.
Baca Juga: Baznas Kepri Salurkan Bantuan Rp3 Miliar untuk Palestina
“Tahap kedua nanti awal tahun sudah mulai recovery dan rekonstruksi,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Senin 27 November 2023.
Agar penyaluran tetap transparan, Baznas menyiapkan tim pendamping di Mesir untuk mengawal pemanfaatan dana seperti membeli kebutuhan, proses pengepakan barang serta penyaluran ke Gaza, Palestina.
“Kita juga punya posko di Mesir. Terkait barang yang dibeli, nanti Hilal Ahmar yang lebih paham apa yang dibutuhkan. Tapi yang jelas kita siapkan tim pendampingnya,” katanya.
Kepala Departemen Sumber Daya dan Pemasaran Egyptian Red Crescent, Silfiya Simon, menegaskan gencatan senjata yang tengah berlangsung merupakan kesempatan untuk menyalurkan bantuan.
“Kami juga prinsipnya bergerak cepat, karena sekarang ini ada gencatan senjata, sehingga memungkinkan kita untuk mengirim banyak bantuan. Jadi, kita perlu memanfaatkan waktu ini dengan baik,” katanya.
Dana yang berasal dari Baznas kata dia akan langsung dibelanjakan kebutuhan untuk masyarakat Gaza Palestina. Tim Baznas boleh ikut menyaksikan pembelian barang di Mesir.
Silfiya mengaku senang bisa bekerja sama dengan Baznas RI. Egyptian Red Crescent sangat terbuka membantu rakyat maupun lembaga di Indonesia menyalurkan bantuan ke Gaza Palestina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








