Tanjungpinag (gokepri) – Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Rusli mengatakan, banjir di perumahan Taman Harapan Indah Tanjungpinang disebabkan karena tanggul drainase jebol.
Menurutnya, Drainase yang baru dibangun itu sedang dalam proses tahapan uji coba untuk mengetahui kekuatan bangunan penahan banjir.
“Itu jebolnya sudah dari hujan pertama, satu minggu yang lalu, saat ini kita sedang perbaiki,”kata Rusli Selasa 24 Oktober 2023.
Baca Juga: 40 Rumah di Taman Harapan Indah Tanjungpinang Terendam Banjir
Rusli mengatakan, waktu pekerjaan penanganan banjir di Perumahan Taman Harapan Indah masih tersisa 180 hari ke depan. Pihaknya juga melakukan uji coba untuk melihat struktur dinding drainase penahan air.
“Kita bikin pembatas ternyata air dari sana nambah dia, jadi ada tiga tumpuhan yang masuk secara serentak jadi tumbang,”ucapnya.
Ia mengatakan Dinas PUPR akan mengganti struktur drainase agar lebih kuat menahan hantaman air dari beberapa lokasi di sekitar perumahan. Masa pengerjaan hingga masa perawatan ditargetkan selesai pada Maret 2024 mendatang.
Sebelumnya, 40 rumah di Perumahan Taman Harapan Indah Kilometer 9 Kota Tanjungpinang terendam banjir, pasca hujan derasa melanda Kota Tanjungpinang, Senin 23 Oktober 2023.
Proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanjungpinang yang belum tuntas jadi penyebabnya.
Juvrianto ketua RW 002 setempat mengatakan, banjir yang merendam ini mencapai tinggi betis orang dewasa, terdapat 3 blok rumah yang terdampak dari bajir ini.
“Yang terdampak di sini ada sekitar 40 rumah, blok A sampai blok D,” kata dia.
Banjir terjadi lantaran terdapat tembok drainase yang roboh menyebabkan air masuk ke pemukiman warga.
“Parit yang dibuat kemarin itu roboh, jadi kekuatannya kurang,”katanya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan mengatakan, gorong-gorong itu masih dalam pengerjaan oleh Dinas PUPR Tanjungpinang. Menurutnya, pengerjaan gorong-gorong harus diukur hulu dan hilrinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









