40 Rumah di Taman Harapan Indah Tanjungpinang Terendam Banjir

Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan meninjau perumahan Taman Harapan Indah yang direndam banjir, Senin (23/10/2023). Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri) – Sebanyak 40 rumah di Perumahan Taman Harapan Indah Kilometer 9 Kota Tanjungpinang terendam banjir, pasca hujan deras melanda Kota Tanjungpinang, Senin 23 Oktober 2023.

Proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanjungpinang yang belum tuntas jadi penyebabnya.

Juvrianto ketua RW 002 setempat mengatakan, banjir yang merendam ini mencapai setinggi betis orang dewasa, terdapat 3 blok rumah yang terdampak dari bajir ini.

HBRL

Baca Juga: Banjir Tiap Hujan, Warga Tanjungpinang Keluhkan Proyek Rehabilitasi Jalan

“Yang terdampak di sini ada sekitar 40 rumah, blok A sampai blok D,” kata dia.

Ia mengatakan banjir terjadi lantaran terdapat tembok drainase yang roboh sehingga menyebabkan air masuk ke pemukiman warga.

“Parit yang dibuat kemarinrin itu roboh, jadi kurang kuat,”katanya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan mengatakan, gorong-gorong itu masih dalam pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanjungpinang. Menurutnya, pengerjaan gorong-gorong harus diukur hulu dan hilirnya.

“Besok saya minta Kadis Perkim, kondisi dengan Satker DAS dan BWS juga, untuk bersama dirapatkan untuk bisa menjawab persoalan semua dalam penanganan banjirnya,”kata Hasan saat meninjau lokasi itu.

Menurut Hasan, banjir yang terjadi di kawasan ini sudah terjadi sejak dulu dan menjadi PR penting untuk Pemko Tanjungpinang.

Hasan juga telah memerintahkan Dinas PUPR untuk membersihkan sisa – sisa pembuangan sampah bangunan yang ditemukan di drainase.

“Saya telah minta Kadis PUPR untuk gotong royong membersihkan dulu sampah yang ada, jadi kalau malam hujan bisa lancar aliran airnya,”katanya.

Saat ini parit besar yang dibangun di Perumahan Taman Harapan Indah masih dalam penanganan pekerjaaan dengan anggaran Rp1,3 miliar.

Ia mengatakan pengerjaan dengan anggaran tersebut merupakan usulan yang telah diakomodir, namun ternyata belum menjawab persoalan.

“Tapikan masih masuk ke dalam ruko itu, menangani ini tidak bisa sederhana itu harus sama timnya lah, makanya besok saya langsung gas,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro

Pos terkait