Jakarta (gokepri) – Koalisi Indonesia Maju (KIM) mengusung Prabowo-Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) untuk Pemilu 2024.
Hal tersebut dimumumkan pada Minggu (22/10/2023) di Kertanegara, Jakarta Pusat. “Terkonsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024-2029 dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. Saya kira itu pengumuman yang sudah ditunggu-tunggu ini sekaligus adalah deklarasi yang kita sampaikan masyarakat umum. Dan pada tanggal 25 [Oktober], hari Rabu kita akan daftar di KPU,” kata Prabowo.
Saat pengumuman tersebut, Gibran Rakabuming Raka terlihat tidak hadir dalam pengumuman tersebut.
Baca Juga: Golkar Usung Gibran Jadi Cawapres Prabowo
Bakal maju lagi di Pilpres 2024 menandai ketiga kalinya Prabowo mencoba peruntungan di pemilihan presiden (pilpres). Prabowo sudah dua kali menjadi rival Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 dan harus menerima kekalahan.
Sementara Gibran merupakan putra sulung Presiden Jokowi yang juga Wali Kota Surakarta. Gibran akhirnya bisa melenggang ke pilpres lantaran Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan uji materiil UU Pemilu tentang batas usia capres yang awalnya harus minimal 40 tahun. Namun dengan putusan MK, warga negara yang berusia di bawah 40 tahun bisa maju asalkan memiliki pengalaman sebagai pejabat yang dipilih oleh rakyat.
Usai deklarasi capres-cawapres, pasangan Prabowo-Gibran tersebut menyatakan siap mendaftar ke KPU RI. Adapun tahapan pendaftaran capres-cawapres yakni 19-25 Oktober 2023.
Restu Jokowi
Presiden Joko Widodo menyatakan sebagai orang tua Gibran Rakabuming Raka, yang sudah resmi diusung oleh Partai Golkar sebagai bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto, sikapnya adalah mendoakan dan merestui keputusan yang sudah diambil sang anak.
Ketika ditanya oleh para jurnalis usai menghadiri acara Hari Santri di Surabaya, Minggu (22/10/2023), apakah ia merestui pencalonan Gibran sebagai bacawapres Prabowo, jawaban Jokowi adalah ia sebagai orang tua bertugas mendoakan dan merestui.
“Orang tua hanya tugasnya mendoakan dan merestui keputusan [anak]. Sudah dewasa jadi jangan terlalu mencampuri urusan yang sudah diputuskan oleh anak-anak kita,” kata Jokowi.
Ketika dikejar lagi oleh para jurnalis apakah itu berarti Jokowi menyetujui pencalonan Gibran oleh Golkar sebagai cawapres Prabowo, Jokowi kembali menjawab: “Orang tua hanya mendoakan dan merestui,” kata mantan pengusaha mebel di Solo, Jawa Tengah, itu.
Jokowi juga menyatakan, munculnya nama Gibran sebagai bacawapres Prabowo diusung oleh Golkar menjadi urusan partai politik terkait.
“Tanyakan ke partai politik itu wilayahnya partai politik atau koalisi parpol atau gabungan parpol bukan urusan presiden,” kata Jokowi.
Jokowi juga mengakui telah bertemu dengan Prabowo Subianto di Istana Negara. Menurut dia pertemuan itu hal biasa, apalagi setelah dia kunjungan yang cukup lama ke luar negeri.
“Kan sudah lama enggak ketemu, biasalah laporan-laporan (selama saya di luar negeri),” kata Jokowi.
Sebelumnya, Gibran telah diusung sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 oleh Partai Golkar dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga menyerahkan langsung hasil keputusan Rapimnas tentang usulan bacawapres kepada Gibran.
“Kami siap lahir batin memenangkan Mas Gibran,” kata Airlangga saat menyerahkan hasil keputusan Rapimnas kepada Gibran.
Menanggapi itu, Gibran mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah mengusungnya menjadi bacawapres.
“Terima kasih kepada keluarga besar Golkar saya sangat mengapresiasi hasil rapim,” kata Gibran. Gibran mengatakan, sikapnya selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








