Batam (gokepri.com) – Satgas Covid-19 Kepri sudah siap siaga mengantisipasi penularan virus corona dari demonstrasi di DPRD Kepri, Tanjungpinang, Selasa (13/10/2020) besok. Petugas medis diturunkan untuk melakukan tes rapid kepada demonstran, jika reaktif langsung dievakuasi ke RSKI Galang.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mohammad Bisri, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri langsung bergerak cepat dengan menempatkan sejumlah petugas untuk melakukan rapid test sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Covid-19. Petugas ditempatkan untuk di pintu masuk pelabuhan yang ada di Kota Tanjungpinang dan Tanjunguban, Kabupaten Bintan.
“Bagi yang reaktif akan langsung kita evakuasi ke RSKI Galang untuk di periksa Swab,” katanya, Senin (12/10/2020).
Selain melakukan rapid test, petugas akan melakukan sosialisasi dan edukasi ke para pendemo agar mereka lebih tertib dan mematuhi protokol kesehatan.
“Terutama menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” tegasnya.
Baca Juga:
- IDI: Kami Khawatir Demo Akan Picu Lonjakan Covid-19
- Aktivis Buruh Tertular Covid-19 setelah Unjuk Rasa di Tanjungpinang
- Batam Tambah 33 Kasus Baru Positif Covid-19
Terpisah, Ketua LAM Provinsi Kepri Abdul Razak mengimbau pendemo mengurungkan niatnya melakukan aksi menolak UU Omnibus Law di Gedung DPRD Provinsi Kepri.
Menurutnya, di tengah kondisi pandemi saat ini aksi demonstrasi yang mengumpulkan orang banyak sangat berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19.
“Lebih baik tak perlulah demo. Karena hasil yang didapat tidak sebanding dengan dampaknya,” sebutnya.
Razak meneruskan jika ingin tetap menyampaikan aspirasi terkait UU Omnibus Law ke DPRD Provinsi Kepri. Ia menyarankan kepada perwakilan pendemo untuk menyampaikan aspirasi itu dalam bentuk dokumen.
“Jadi tidak perlu ramai dan berkerumun, karena kalaulah banyak kena positif Covid-19, kan bahaya untuk masyarakat Kepri,” ucapnya. (Can)
Editor: Candra Gunawan









