Daging dari 3.000 Kambing Dam Jemaah Haji Sudah Dikirim ke Indonesia

daging dam jemaah haji
Daging dam petugas dan jemaah haji Indonesia setelah dikemas dan siap dikirim ke Indonesia. Foto: kemenag.go.id

Jakarta (gokepri.com) – Daging dari 3.000 ekor kambing dam atau denda petugas dan jemaah haji asal Indonesia sudah dikirim ke Tanah Air pada Rabu 26 Juli 2023.

Pengiriman daging ini merupakan yang perdana dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.

Kepala Daerah Kerja Makkah Khalilurrahman mengatakan upaya untuk mengirim daging dam ke Indonesia agar bisa dimanfaat untuk masyarakat Indonesia ini telah diupayakan sejak lebih dari satu dekade yang lalu namun baru dapat terlaksana saat ini.

HBRL

Baca Juga: Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Dikirim ke Tanah Air

Tahun ini daging dari 3.000 ekor kambing ini dikemas dalam 6.000 kotak. Daging tersebut dikirim menggunakan peti kemas melalui jalur laut melalui Pelabuhan di Jeddah Saudi Arabia.

“Daging dikirim dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ukaisyah,” ujarnya Selasa 25 Juli 2023, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.

6.000 kotak daging kambing itu diperkirakan akan sampai di Indonesia pada 18 Agustus 2023 mendatang.

“Kami telah menyaksikan prosesi pengemasan dan pengiriman daging dam jemaah haji dan petugas untuk dimasukkan ke dalam container,” ujarnya.

Daging tersebut diberangkatkan ke pelabuhan di Jeddah dan pada Rabu 26 Juli 2023 diberangkatkan dari Jeddah ke Indonesia.

Tahun ini PPIH Arab Saudi menghimpun 3.166 kambing dam. Namun, daging yang dikirim ke Indonesia hanya 3.000 ekor kambing. Selebihnya akan dibagi di daerah terdekat di Makkah.

Setelah tiba di Indonesia daging itu lalu akan dibawa ke Solo Jawa Tengah dan diolah PT Global Utama Indonesia untuk menjadi makanan siap saji berupa rendang.

“Daging kambing dam ini dikirim masih dengan tulangnya. Sesampai di Solo, dagingnya akan dipisahkan dari tulang untuk kemudian diolah menjadi rendang. Setiap satu ekor kambing akan menjadi 20 pouch rendang dengan ukuran 150 gr,” ujarnya.

Diperkirakan daging-daging tersebut akan menghasilkan 60.000 pouch rendang. Kemudian daging rendang itu diperkirakan sudah bisa dibagikan kepada fakir miskin di daerah tertinggal ,terdepan dan terluar pada awal September 2023.

Penerima daging ini nantinya berdasarkan data fakir miskin dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai upaya membantu program pemerintah dalam mencegah stunting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

Pos terkait