Batam (gokepri.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota batam mencatat 10 penyakit terbanyak yang diderita warga Batam selama Januari hingga Juni 2023. Salah satu penyakit yang masuk dalam daftar tersebut adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, ISPA menempati posisi ketiga setelah hipertensi dan nasofaringitis akut.
Ia pun membeberkan 10 penyakit yang ditangani petugas kesehatan di Batam sepanjang kurun waktu Januari hingga Juni 2023.
Baca Juga: Dispar Kepri Jamin RUU KUHP yang Baru Tak Ganggu Pariwisata
Penyakit hipertensi menduduki peringkat tertinggi dengan jumlah 43.610 kasus, nasofaringitis akut mencapai 19.034 kasus, ISPA 16.704 kasus, gangguan pencernaan 16.666 kasus, diabetes melitus tipe 2 sebanyak 13.363 kasus.
Dmam tanpa diketahui penyebabnya mencapai 10.415 kasus, diare dan gastroenteritis (flu perut) mencapai 6.764 kasus, miyalgia (nyeri otot) sebanyak 8.375 kasus, faringitis Akut (peradangan akut tenggorokan) sebanyak 4.992 kasus, dan dermatitis kontak alergi sebanyak 4.530 kasus.
“Setiap bulan kami melaporkan 10 penyakit terbanyak yang dilayani di setiap puskesmas. Setelah itu kita kumpulkan di tingkat kota, ternyata ISPA termasuk 10 penyakit terbanyak,” kata Didi.
Didi mengatakan penyakit ISPA memiliki sifat yang umum, jadi tidak berdasarkan diagnosa. Infeksi saluran pernapasan, batuk, pilek, flu masuk dalam kategori ISPA.
“ISPA ini gejalanya ringan, hanya pilek, demam, flu biasa. Kemudian karena dia sifatnya virus, jadi merata sifatnya pandemi,” kata Didi.
Menurut Didi ISPA ini penyakit musiman, sehingga jika banyak orang kena flu maka akan menular dan penderita flu akan semakin banyak.
Gejala umum lainnya penyakit ISPA ini adalah nyeri kepala, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, timbul gejala sinusitis (hidung beringus, demam dan wajah terasa nyeri), kekurangan oksigen sehingga menyebabkan warna kulit menjadi kebiruan, dan kesulitan untuk bernapas.
Didi pun membagikan cara mencegah penyakit ISPA, yaitu dengan menghindari kebiasaan merokok, sering cuci tangan dan senantiasa bersih terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
Selain itu juga meminimalisir sentuhan tangan pada wajah terutama pada bagian mulut dan hidung, banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat, mengonsumsi vitamin untuk menambah kekebalan tubuh, dan olahraga secara teratur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








