Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan membangun kembali rumah yang rusak akibat putting beliung di Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Selain itu Pemko juga memberikan sejumlah bantuan berupa uang dan sembako kepada para korban yang rumahnya rusak akibat bencana alam tersebut.
Plt Dinsos Batam Leo Putra mengatakan, setidaknya ada 102 unit rumah yang akan dibangun oleh pemerintah kota Batam.
Baca Juga: Angin Puting Beliung di Pulau Kasu, Puluhan Rumah Rusak
Dari 102 unit rumah itu, kata dia, akan dikategorikan menjadi tiga klasifikasi untuk diberikan bantuan.
“Kalau rusak besat itu Rp10 – Rp25 juta, kalau rusak ringan itu Rp5 juta – Rp10 juta, sementara yang ringan Rp1 juta – sampai Rp5 juta. Keputusan ini nanti berdasarkan hasil rapat dan persetujuan pak Wali,” kata dia saat ditemui Senin 3 Juli 2023.
Ia menjelaskan, Pemko Batam bekerja cepat untuk mengupayakan segera mencairkan dana darurat untuk membantu membangun kembali rumah warga yang terdampak sehingga masyarakat bisa kembali tinggal di rumahnya.
Tak hanya itu, Pemko juga membuka posko bantuan untuk bagi pihak swasta yang ingin membantu masyarakat yang terdampak akibat bencana itu.
“Tinggal verifikasi dan administrasi saja. Tidak ada masalah lagi untuk anggaran. Sekarang lagi proses,” kata dia.
Berdasarkan data, setidaknya ada 102 unit rumah yang terdampak akibat bencana puting beliung tersebut, dengan rincian 37 rumah rusak berat, 16 rumah rusak sedang dan 43 rumah ringan. Selain itu, ada 125 balita dan anak-anak yang masih dalam perawatan.
“Sudah dilakukan pendataan, jadi didirikan posko bencana oleh Pemko Batam, kemudian untuk tanggap darurat pertama itu kita buka dapur umum untuk kebutuhan pangan korban yang terdampak selama 3 hari ke depan,” kata Leo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti







