BLAJ dan NU Gelar Festival Film Pendek Moderasi Beragama, Yuk Ikutan

Ilustrasi. BLAJ dan NU menggelar Festival film Pendek moderasi beragama. Foto: Frteepik

Jakarta (gokepri.com) – Balai Litbang Agama Jakarta (BLAJ) bekerja sama dengan Lembaga Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) bekerja sama menyelenggarakan Festival Film Pendek Moderasi Beragama tingkat pelajar 2023 (FFPMB 2023).

Kepala BLAJ Samidi mengatakan, penyelenggaran festival ini merupakan upaya untuk mendorong pemahaman dan penguatan moderasi beragama di kalangan pelajar.

Menurutnya, film pendek memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan menyampaikan pesan-pesan penting secara efektif kepada generasi muda.

HBRL

Baca Juga: Kemendikbudristek Gelar Kompetisi Film Pendek, Simak Cara Daftarnya

Dilansir laman resmi Kementerian Agama, pendaftaran Festival Film Pendek tersebut dibuka mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2023. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada akhir September 2023.

Penilaian dilakukan oleh juri yang terdiri dari tokoh-tokoh film, tokoh agama dan budayawan. Ada tiga kategori pemenang dalam festival ini. Kategori Pelajar, Kategori Mahasiswa dan Katagori Film Favorit.

Total hadiah yang disediakan sebesar 60 juta rupiah akan diberikan kepada para pemenang dalam masing-masing kategori.

Syarat dan ketentuan FFPMB 2023:

  • Terbuka untuk pelajar SLTA, santri pondok pesantren, dan mahasiswa (dibuktikan dengan kartu anggota/surat rekomendasi pimpinan lembaga).
  • Peserta merupakan kelompok dengan jumlah minimal 3 orang dan maksimal 15 orang.
  • Perwakilan kelompok mengisi link pendaftaran di linktree (menyesuaikan)
  • Durasi Film minimal 3 menit dan maksimal 10 menit (sudah termasuk opening dan closing title).
  • Video dikirimkan dalam format landscape, MP4, dengan Resolusi 1280 x 720 25 Fps (720p).
  • Video yang dikirim merupakan video produksi tahun 2023 dan belum dipublikasikan di media manapun juga belum pernah diikutkan dalam lomba, festival, dan kompetisi manapun.
  • Video merupakan karya original, bebas dari plagiarisme dan hak cipta pihak manapun.
  • Video peserta lomba yang dinyatakan menang, menjadi hak milik penuh panitia.
  • Video peserta tidak mengandung ujaran kebencian, kekerasan, tidak bertentangan dengan SARA, dan menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan kemanusiaan.
  • Materi video berisi cerita bebas dengan muatan nilai-nilai moderasi beragama.
  • Peserta wajib mengikuti akun sosial media dan dibuktikan dengan screenshot, pada saat pendaftaran: instagram: @blajakarta ; subscribe youtube channel blajakarta; facebook Balai Litbang Agama Jakarta; dan twitter @bla_jakart
  • Video peserta boleh berupa film dokumenter dan film drama.
  • Tema materi video; moderasi beragama.
  • Video peserta akan diunggah di youtube channel blaJakarta, link akan dikirimkan kepada peserta untuk dipromosikan pada medsos peserta dengan hastag #ffpmoderasiberagam2023 dan di tag ke Instagram @blajakarta.

Samidi mengatakan sosialisasi moderasi beragama melalui film dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

“Sehingga masyarakat dapat memahami moderasi beragama sebagai landasan yang kuat untuk harmoni sosial,” ujarnya, Jumat 30 Juni 2023.

Ketua LD PBNU Abdullah Syamsul Arifin sangat mengapresiasi penyelenggaraan FFPMB. Menurutnya festival ini merupakan inisiatif penting dalam mempromosikan kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

“Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi pelajar di seluruh Indonesia untuk mengekspresikan pemikiran mereka tentang moderasi beragama melalui medium film pendek,” ujarnya.

Pihaknya berharap festival ini akan memicu kesadaran dan penghargaan yang lebih besar terhadap keragaman agama di lingkungan sekolah atau pesantren dan masyarakat sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

Pos terkait