Jelang Lebaran 2023, Penukaran Uang di Kepri Makin Gencar

Lokasi kas keliling Batam
Kantor Wilayah Bank Indonesia perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) tahun 2023. Peluncuran kas keliling berlangsung di Kantor BI Kepri, Batam Center, Senin 27 Maret 2023. Foto: gokepri/Engesti

BATAM (gokepri) – Penukaran uang kertas terus meningkat menjelang perayaan Lebaran 2023 atau Idul Fitri di Kepri. Bank Indonesia pun meningkatkan pelayanan penukaran uang.

Hingga Senin 10 April 2023, sebanyak Rp797 miliar atau 44 persen dari uang tunai senilai Rp1,9 triliun telah disalurkan Bank Indonesia perwakilan Kepri. Uang itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Lebaran.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Adidoyo Prakoso mengatakan masih tersedia sekitar Rp1,1 triliun yang belum terserap penukaran. “Penyerapan tersebut akan semakin meningkat seminggu sebelum periode libur Idul Fitri,” kata Adidoyo.

HBRL

Baca Juga: Lokasi Mobil Kas Keliling Penukaran Uang Baru di Batam

Ia menjelaskan pada minggu lalu mayoritas masyarakat menukar Uang Pecahan Kecil (UPK). Sementara untuk Uang Pecahan Besar (UPB) diperkirakan meningkat mulai minggu ini seiring kebutuhan perbankan untuk mengisi ATM sebagai antisipasi selama libur Idul Fitri.

Sebelumnya BI Perwakilan Kepri menyiapkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menukarkan uang selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kepala BI Perwakilan Kepri Suryono di Batam, Senin, mengatakan jumlah dana tersebut meningkat sebesar 11,76 persen dibandingkan Ramadhan 1443 H yang sebesar Rp1,7 triliun.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, BI pusat memiliki ketersediaan sekitar Rp490 triliun lebih. Kami akan penuhi kebutuhan semua warga dan juga tentunya dari perbankan semuanya sudah siap,” kata Suryono.

Ia menjelaskan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp195 triliun atau naik 8,22 dibandingkan 2022 yang sebesar Rp180 triliun.

Kemudian untuk wilayah Sumatera meningkat dari Rp34 triliun menjadi Rp39 triliun. “Pada tahun ini, akan terdapat 5.066 kantor bank atau titik layanan penukaran uang yang tersebar di seluruh Indonesia, meningkat 8 persen jika dibandingkan tahun 2022 sejumlah 4.689 titik layanan,” ujar Suryono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait