Ada Aliran Kepercayaan di Karimun Berpotensi Timbulkan Keresahan

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Kejari Karimun.

Karimun (gokepri.com) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karimun, Firdaus memimpin rapat koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) di Aula Kejari Karimun, Rabu, 25 Januari 2023.

Rapat tersebut juga dihadiri Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam, Kasi Intel Kejari Karimun Rezi Dharmawan, Kasi Intel Dakim Imigrasi Karimun Fajri Dirgantara dan perwakilan dari institusi vertikal lainnya.

Kajari Karimun, Firdaus mengatakan, pengawasan aliran kepercayaan masyarakat merupakan bagian dari tugas dan fungsi Kejaksaan.

HBRL

“Dengan adanya rapat koordinasi ini, maka Kejaksaan Negeri Karimun, khususnya Tim Pakem akan mendapatkan dukungan dan masukan sehingga dapat menciptakan kondisi Karimun yang memiliki toleransi beragama yang tinggi,” ujar Firdaus.

Dikatakan, dengan adanya ajang ini maka dapat mengantisipasi adanya aliran-aliran kepercayaan yang menyimpang yang dapat mengganggu ketertiban dan ketentraman umum di wilayah Kabupaten Karimun.

Sementara, Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam menambahkan, pada saat ini Karimun dalam keadaan yang aman, namun perlu diantisipasi adanya aliran-aliran kepercayaan yang dapat meresahkan masyarakat.

Kata Ryky, untuk mengantisipasi permasalahan aliran kepercayaan masyarakat tersebut, maka dibutuhkan ketentuan atau peraturan yang mengatur secara tegas aliran mana yang dilarang.

“Jadi kita memiliki dasar yang kuat untuk mengantisipasi dan melakukan tindakan jika ada kegiatan dari kelompok aliran kepercayaan masyarakat tersebut,” ungkap Ryky.

Dari pertemuan itu, diketahui bahwa di wilayah Kabupaten Karimun masih terdapat beberapa aliran kepercayaan masyarakat yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Meskipun pada saat ini kelompok aliran kepercayaan tersebut tidak begitu menonjol.

Selain itu, diperlukan adanya aturan atau ketentuan yang mengatur secara tegas aliran kepercayaan mana yang dilarang sehingga ada dasar yang kuat untuk mengantisipasi  dan melakukan tindakan.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait