BATAM (gokepri) – Lato-lato sudah menjadi tren di kalangan anak-anak bahkan hampir semua usia bisa memainkannya. Perlombaan permainan membenturkan dua bandul bola plastik keras ini pun marak digelar.
Psikolog Anak dan Remaja sekaligus Dosen Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Fara Ulfa mengungkap dampak positif dan negatif bermain lato-lato bagi anak. Dampak positif yang pertama, mampu meningkatkan fungsi koordinasi antara kemampuan kognitif dan motorik dengan diperlombakannya permainan itu yaitu membantu merangsang rasa kompetitif dan pantang menyerah terhadap anak.
“Tentunya kompetitif yang sehat karena anak-anak akan menampilkan yang terbaik. Mereka juga akan bekerja keras untuk menampilkan yang terbaik,” kata dia saat dihubungi Senin 16 Januari 2022.
Sementara dampak positif lainnya yakni mampu menumbuhkan jiwa sosial antar anak. Sebab, dengan adanya permainan itu anak-anak teralihkan dari penggunaan gawai. Sehingga interaksi antara anak dan teman-twmannya semakin erat. “Lato-lato ini bisa juga dijadikan pengalihan dari screen time (bermain gawai) anak supaya berkurang,” kata dia.
Meski begitu, di balik dampak positif permainan lato-lato ada dampak negatif permainan tersebut terhadap perkembangan anak. Salah satunya saat bermain. Potensi bahaya dari permainan lato-lato, yaitu jika permainannya dilakukan anak di usia kurang tepat atau meskipun di usia tepat tapi dilakukan berlebihan, maka bisa menimbulkan pembengkakan pada tangan.
“Tidak menutup kemungkinan bisa saja memicu pertengkaran jika bermain permainan itu belum optimal dan matang, bisa mengenai temannya berisiko untuk keselamatan fisik anak,” kata dia.
Dampak negatif lainnya terhadap orang lain saat permainan itu dimainkan ditempat umum yang menimbulkan kebisingan. “Banyak yang terganggu dengan suaranya,” kata dia.
Fara Ulfa mengatakan dampak lainnya yakni adiksi bermain lato-lato yang menyebabkan anak lupa akan tangung jawabnya. Ia menyarankan agar orang tua harus mengawasi dan memberikan permainan itu kepada anak yang sudah paham.”Orang tua harus memberikan pengawasan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Permainan Lato-lato Tak Disarankan untuk Balita
Penulis: Engesti








