Efek Berantai Tour de Bintan, Dispar Optimistis Tingkatkan Kepercayaan Wisman ke Kepri

tour de bintan 2022
Ratusan peserta Tour de Bintan 2022 melintasi jalan di sekitar Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Ahad (16/10/2022) (FOTO ANTARA/Nikolas Panama)

Batam (gokepri.com) – Event internasional Tour de Bintan membangkitkan gairah pariwisata Provinsi Kepri. Kesuksesan balap sepeda ini memberikan efek berantai mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga mengangkat derajat pariwisata Kepri di mata dunia.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Luki Zaiman menyebut Pelaksanaan event olahraga internasional, Tour de Bintan menjadi pemicu meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut dia, event tersebut menjadi event unggulan nasional yang dimiliki oleh Kepri setelah lama vakum akibat pandemi COVID -19. Ia menyatakan dengan adanya kegitan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata di Kepri.

HBRL

Baca Juga: Tour de Bintan 2022: 946 Pesepeda Akan Nikmati Keindahan Bintan

“Lomba balap sepeda dunia ini yang menjadi unggulan kita. Diharapkan mampu mendikler event internasioal lainnya untuk digelar di Kepri,” kata Luki saat dihubungi Senin 17 Oktober 2022.

Gairah ekonomi juga merasakan efeknya usai event tersebut dilaksanakan. Hotel hotel dan restoran mulai hidup kembali. “Artinya kepercayaan wisman mancanegara untuk berlibur ke sini (Kepri) itu sangat tinggi. Perekonomian hidup kembali dan efeknya sangat bagus untuk masyarakat Kepri,” kata dia.

Selain itu, Usaha Kecil Menegah (UKM) juga merasakan dampaknya. Hal itu terbukti dengan ramainya pusat perbelanjaan. Bangkitnya industri pariwsata ini diharapkan semakin membaik dan masyarat dapat menangkap peluang itu. “Masyarakat juga harus siap menangkap peluang itu,” kata dia.

Siapkan Paket Wisata Murah

Luki juga meminta pelaku pariwisata, Asosiasi pariwisata dan industri kreatif menyiapkan paket wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepri. Dengan kondisi COVID-19 yang perlahan-lahan landai menjadi momentum pelaku pariwisata untuk mengait kembali wisatawan.

“COVID-19 sudah mulai melandai. Ini momentum kita manfaatkan ini untuk meningkatkan pariwisata di Kepri. Pelaku pariwisata kita minta untuk mempersiapkan paket wisata,” kata Luki.

Baca Juga: Tour de Bintan Hidupkan Industri Perhotelan

Ia menyebut, Dinas Pariwisata Kepri juga menyiapkan beberapa upaya agar kunjungan wisatawan ke Kepri meningkat. Salahsatunya dengan melakukan kolaborasi dengan asosiasi pariwisata dan lainnya.

“Kami punya rencana yang sudah tersusun. yang jelas jika pelaku pariwisata membuat paket wisata kita akan bantu,” katanya.

Ia bilang, saat ini kunjungan wisatawan wisnus maupun wisman sangat tinggi semenjak kasus aktif COVID-19 melandai. Ia berharap, animo kunjungan itu tetap terjaga kalau bisa meningkatkan.

“Cukup meningkat ya cukup signifikan, kunjungan wisatawan mancanegara sudah sampai 250 ribu wisnus juga meningkat. Ini bentuk kebahagiaan untuk kita,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 79.470 wisman berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau selama Agustus 2022 atau turun 0,93 persen dibanding Juli 2022 yang mencapai 80.215 kunjungan.

Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus menyebut turunnya jumlah kunjungan wisman selama Agustus 2022 sebagai akibat turunnya jumlah kunjungan wisman melalui dua pintu masuk yang ada di Kepri, yaitu Kabupaten Bintan sebesar 21,84 persen dan Kabupaten Karimun sebesar 23,85 persen.

Pada Agustus 2022, katanya, jumlah kunjungan wisman ke Kepri didominasi wisman berkebangsaan Singapura, yakni sebanyak 42.968 kunjungan.

Kemudian disusul kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia 10.403 kunjungan, India 4.460 kunjungan, Tiongkok 2.039 kunjungan, Philipina 1.432 kunjungan, Inggris 1.339, Australia 981 kunjungan, Jepang 1.096 kunjungan. Sementara Amerika Serikat dan Korea Selatan secara berurutan sebanyak 815 dan 709 kunjungan.

“Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kepri, tercatat seluruhnya mengalami kenaikan pada Agustus 2022 jika dibanding dengan bulan sebelumnya,” demikian Darwis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait