Profil Dita, Siswi Karimun di Pasukan Inti Paskibraka Nasional 2022

Dita saat tampil di depan Presiden Jokowi.

Karimun (gokepri.com) – Faradita Dwi Safitri mengharumkan nama Karimun di tingkat nasional. Dita didaulat menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2022.

Dita tampil saat upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI pada Rabu, 17 Agustus 2022 di Istana Negara.

Dalam Paskibraka, posisi Dita sangat strategis. Dia berada dalam Pasukan Pancasila Tangguh (pasukan 8) atau pasukan inti yang bertugas pagi. Posisinya sebagai cadangan pembawa baki. Sementara, pembawa baki adalah I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi.

HBRL

Lalu siapa sebenarnya sosok Faradita Dwi Safitri yang menjadi kebanggaan Karimun ini?

Faradita Dwi Safitri merupakan siswi kelas XI MIA 4 SMAN 4 Binaan Karimun. Dia salah seorang siswi yang cerdas di kelasnya.

Dita saat bersama Pasukan Pancasila Tangguh (pasukan 8) atau pasukan inti Paskibraka Nasional 2022.

Menjadi seorang anggota Paskibraka dan tampil dalam upacara detik-detik kemerdekaan RI di Istana Negara memang sudah menjadi impian Dita sejak kecil.

Impian itu seiring dengan cita-citanya yang ingin menjadi anggota TNI atau Polwan. Selepas SMA, Dita ingin melanjutkan pendidikannya ke Akmil ataupun Akpol.

Untuk mewujudkan impiannya itu, sejak duduk di bangku sekolah dasar Dita sudah sering mengikuti setiap lomba gerak jalan tingkat Kabupaten Karimun.

Memang, jika dibandingkan dengan anak-anak lain seumurannya, Dita agak berbeda. Sejak kecil, Dita sudah memiliki kecerdasan kinestetik. Hanya saja, dia tidak suka menari.

Namun, untuk mengasah fisik motoriknya, Dita menyenangi dunia olahraga, terlebih olahraga yang menonjolkan gerak tubuh.

Impian Dita untuk menjadi anggota Paskibraka ternyata didukung penuh oleh kedua orang tuanya, Ridwan Kasito dan Emilia Anggraini. Apalagi, kedua orang tuanya memang berkecimpung dalam dunia pendidikan.

Faradita Dwi Safitri

Emilia Anggraini merupakan Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Sehati Karimun, sementara suaminya Ridwan Kasito adalah tenaga kependidikan di sekolah yang sama dengan istrinya.

Dita memiliki darah Minangkabau. Orang tuanya berasal dari Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Meskipun, Dita sendiri lahir di Kota Batam.

Orang tua Dita tahu betul bagaimana mengembangkan bakat anaknya itu. Sejak SD, sudah mulai mengikuti pelatihan pencak silat. Hingga SMA, beladiri itu masih terus ditekuninya.

Saat SMA, Dita mengikuti kegiatan ekstra kurikuler Pramuka dan Paskibra. Dalam OSIS pun dia masuk dalam Divisi Bela Negara (BN). Salah satu tugas divisi ini adalah menyiapkan segala keperluan saat upacara bendera.

Ketika duduk di bangku kelas X, muncul seleksi menjadi calon anggota Paskibra di tingkat Kabupaten Karimun. Karena memang memiliki impian menjadi anggota Paskibraka, Dita pun ikut mendaftar. Dia pun lolos dalam seleksi itu.

Seleksi terus berlanjut ketika dia sudah duduk di kelas XI. Saat itu, ada beberapa tes yang harus dilewati, diantaranya tes fisik termasuk minat dan bakat.

“Untuk tes minat dan bakat, Dita menampilkan silat dan juga bermain gitar,” ujar Emilia Anggraini, ibu kandung Dita saat bercerita pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Dita bersama ibu dan bapak serta adiknya.

Untuk menunjukkan bakatnya itu, Dita sampai harus membawa gitar ke sekolah dan tampil di depan tim penguji.

Begitu lolos seleksi di tingkat Kabupaten Karimun. Dita kemudian mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Kepri. Di sana, seleksinya lebih ketat lagi, sebab harus bersaing dengan siswa dan siswi lain di kabupaten/kota lainnya di Kepri.

Lagi-lagi pada saat mengikuti seleksi di Provinsi Kepri, Dita kembali menampilkan keahlian uniknya dalam bermain gitar. Alhasil, dia berhasil mewakili Provinsi Kepri menjadi anggota Paskibraka Nasional tahun 2022 bersama Ardan Muzaki Yudha Bhaskara.

Dita bersama Ardan kemudian berangkat ke Jakarta yang didampingi perwakilan Dispora Provinsi Kepri pada 15 Juli 2022.

Selama di Jakarta, Dita harus menjalani latihan yang berat bersama anggota Paskibraka lainnya.

Hingga akhirnya dia berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tampil memukau di depan Presiden Joko Widodo.

Wajah Dita nampak wara wiri di depan layar kaca, karena posisinya persis berada di belakang pembawa baki.

Saat ini, Dita masih di Jakarta, dia kemungkinan kembali ke Kepri pada 28 Agustus 2022 mendatang. Sebab, Senin 22 Agustus nanti dia harus kembali mengikuti Lemhanas yang dilaksanakan BPIP.

Sebentar lagi Dita akan merayakan ulang tahunnya yang ke 16 tahun.

“Mungkin ini kado ulang tahun terindah bagi Dita,” kata Emil.

Selamat ya Dita!

Berikut profil Dita:

Nama : Faradita Dwi Safitri

Panggilan : Dita

Tanggal Lahir : 4 September 2006

Nama Ibu : Emilia Anggraini

Nama Bapak : Ridwan Kasito

Pendidikan : SDN 006 Karimun, SMPN 3 Meral, SMAN 4 Binaan Karimun.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait