Peringati HUT RI, 17.845 Peserta Bakal Ikuti Upacara Virtual

Jakarta (gokepri.com) – Pemerintah memutuskan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI) akan dilakukan secara sederhana dan terbatas. Keputusan ini diambil mengingat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) masih menjangkit dunia, tak terkecuali Indonesia.

Maka itu, bisa dipastikan tidak akan ada kemeriahan dan keramaian di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus esok hari, seperti peringatan HUT RI tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, bagi masyarakat yang tetap ingin mengikuti upacara HUT ke-75 RI tidak perlu kecewa.

Sebab, Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah menyediakan kanal khusus agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam upacara sakral itu secara virtual. Kanal itu adalah Pandang Istana.

HBRL

Melalui kanal tersebut, Kemensetneg membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi secara virtual dalam upacara peringatan HUT ke-75 RI. Adapun kuota yang disediakan adalah sebanyak 17.845 orang, di mana angka tersebut melambangkan hari Kemerdekaan bangsa ini.

Jika ingin berpartisipasi, masyarakat dapat mendaftarkan diri terlebih dulu melalui laman Pandang Istana di https://pandangistana.setneg.go.id yang pendaftarannya dibuka tepat pada pukul 17:08:45 WIB, Senin lalu. Selanjutnya, panitia melakukan verifikasi data pemohon yang telah mendaftar.

Setelahnya, apabila lolos verifikasi, pemohon akan memperoleh pesan melalui aplikasi WhatsApp dan surel pribadi masing-masing yang berisi ketentuan untuk mengikuti jalannya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI atau Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka secara langsung melalui konferensi video.

Guna menghindari adanya penyalahgunaan, maka setiap pemohon hanya akan memperoleh satu tautan undangan konferensi video yang hanya bisa digunakan oleh satu orang saja. Para pemohon yang terpilih untuk mengikuti jalannya upacara secara virtual tersebut juga akan memperoleh sertifikat elektronik yang dikirimkan melalui surel selepas mengikuti upacara.

Tak lupa, Kemensetneg juga mengimbau agar masyarakat yang terpilih untuk mengenakan pakaian adat daerah masing-masing selama mengikuti upacara virtual ini.

Antusiasme masyarakat untuk ikut berpartisipasi pun sangat tinggi. Terbukti, saat ini kuota yang disediakan tersebut telah terpenuhi. Namun, tidak perlu khawatir. Pasalnya, masyarakat yang belum beruntung tetap dapat mengikuti upacara peringatan HUT ke-75 RI melalui layanan live streaming di kanal Youtube Kemensetneg maupun siaran langsung televisi nasional. Bedanya, hanya tidak ada sertifikat. (wan)

Pos terkait