Batam (gokepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024, agar bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
“Kami diharapkan mengajukan draf dari sekarang, agar pemda memiliki kesiapan anggaran. Itu arahan dari pimpinan kami,” kata anggota KPU Batam William Seipattiratu di Batam, Senin 28 Februari 2022.
Menurut dia, terdapat tiga komponen anggaran terbesar anggaran dalam pelaksanaan Pilkada 2024 yaitu alat pelindung diri COVID-19, logistik dan honor petugas ad hoc.
Ia menegaskan, apabila dalam masa tahapan dan pelaksanaan pilkada masih dalam suasana pandemi, maka pihaknya harus menyiapkan alat pelindung diri bagi seluruh petugas ad hoc. Dan seperti dalam pengalaman Pilkada 2020, dibutuhkan dana relatif besar untuk masker, hazmat (pakaian dekontaminasi), dan lainnya.
Kemudian, biaya logistik. Ia menyatakan dibutuhkan anggaran besar untuk surat suara dan kebutuhan lainnya, serta distribusi hingga sampai ke tiap tempat pemungutan suara, yang tersebar hingga ke pulau-pulau penyangga.
“Honor untuk ad hoc juga membutuhkan dana besar sekali. Anggaran Pemilu paling besar terserap untuk tiga itu,” kata dia.
Ia mengatakan pihaknya akan mulai rapat dan menghitung perkiraan anggaran dalam satu hingga dua pekan ke depan, agar bisa segera disampaikan ke Pemda.
Sedangkan untuk anggaran pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, ia menyatakan menggunakan dana APBN.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pihaknya masih menunggu Peraturan KPU terkait tahapan pelaksanaan Pemilu.
“Kami masih menunggu PKPU mengenai jadwal dan program. Mudah-mudahan keluar pekan ini,” kata dia.
Berdasarkan ketentuan sebelumnya, tahapan pertama dimulai 14 Juni 2022 yaitu pendaftaran Parpol.
“Itu oleh KPU RI, kami nanti tahapan verifikasi di tingkat kabupaten kota,” kata William Seipattiratu.
Penulis: Candra Gunawan
Sumber: Antara








