Program Link and Match SMKN 2 Gali Minat dan Potensi Murid

Link and match SMKN 2 Batam
Siswa jurusan perhotelan di SMKN 2 Batam melakukan praktik. (foto: gokepri/Aat)

Batam (gokepri.com) – Program Merdeka Belajar episode ke delapan berupa SMK Pusat Keunggulan diterapkan di SMKN 2 Batam telah berjalan sekitar satu semester lebih.

Selama itu pula sejumlah tahapan penerapan SMK Pusat Keunggulan dari konsep 8+1 telah dijalankan dengan baik oleh SMKN 2 Batam, dan terjadi perubahan paradigma baru dalam penerapan pembelajaran dikembangkan sekolah bersama dunia kerja sesuai dengan karakteristik konsentrasi yang diselenggarakan.

Kendati dari konsep dari SMK Pusat Keunggulan, sebelumnya telah diterapkan di SMKN 2 Batam seperti kerja sama link and match dan program teaching factory namun dengan dijalankannnya SMK Pusat keunggulan, lebih diperkuat dan ditingkatkan lagi.

Menurut Kepala Sekolah SMKN 2 Batam, Nursya’Bani MPd, program dari SMK pusat Keunggulan seperti link match dan teaching factory telah lama diterapkan di SMKN 2 Batam. Namun dengan diterapkannya SMK Pusat Keunggulan di SMKN 2 Batam, maka program tersebut lebih ditingkatkan dan diperluas lagi.

“Dengan SMK PK ini program link match dan teaching factory lebih diperkuat lagi,” ujar Nursya’bani, kemarin.

Begitu pula selama satu semester penerapan SMK Pusat Keunggulan ini, kata dia, sejumlah kegiatan yang telah dilakukan antara lain penyelarasan kurikulum bersama pelaku usaha dan industri, praktik kerja industri, magang guru dan siswa, mendatangkan guru tamu, dan memperluas link and match, serta meningkatkan teaching factory.

Sementara Kepala Jurusan Tata Boga SMKN 2 Batam, Meisye Tarumampen MPd, mengatakan kurikulum diterapkan di SMK Pusat Keunggulan ini bersifat tema-tema dan berbentuk project-project dan teaching factory. Begitu pula untuk penjurusan siswa biasanya dilakukan pada kelas X, namun di SMK pusat keunggulan terlebih dahulu dilakukan diagnosis untuk menggali potensi anak didik agar mengetahui minat dan bakatnya.

Pada kesempatan kepala humas SMKN 2 Batam, Herlina Dwi Kurnia SE, pada program SMK Pusat Keunggulan ini anak didik benar-benar diarahkan lebih memperkuat praktik menyerupai bekerja di dunia usaha dan industri. Ia sebagai guru di jurusan usaha pariwisata saat melakukan praktik anak didik kerap dibawa ke tempat-tempat pariwisata dan langsung dijadikan pemandu wisata atau tour guide.

Penulis: Arment Aditya

Pos terkait