Solok Selatan (gokepri.com) – Seorang pemburu babi asal Nagari Lubuk Gadang Barat, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumbar berinisial MO (35) ditemukan tewas yang diduga tertembak.
Pria ini diduga tewas akibat tertembak senjata rakitan jenis ‘Gobok’ miliknya sendiri pada saat berburu babi hutan.
Kasat Reskrim Polres Solsel, AKP Dwi Purwanto melalui KBO Ipda M.Zahardi mengatakan, pada 27 Desember 2021, sekira pukul 08.15 WIB pihaknya mendapat laporan dari warga tentang adanya penemuan mayat di Sungai Bayua, Jorong Tanggo Aka, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir.
“Tim bersama unit identifikasi Satreskrim Polres Solsel mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan jenazah korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Gadang,” katanya, Senin, 27 Desember 2021.
Menurutnya, dari keterangan masyarakat bahwa identitas korban inisial MO (35) berprofesi sebagai petani yang beralamat di Jorong Pasir Putih Nagari Lubuk Gadang Barat Kecamatan Sangir.
“Korban berburu bersama seorang rekannya yang masing-masing dari mereka memiliki senajata rakitan jenis Gobok,” lanjutnya.
Adapun kronologis kejadian, imbuhnya, berdasarkan keterangan Suardi rekan dari korban yang pergi bersama pada saat kejadian.
Pada Minggu 26 Desember 2021 sekira pukul 23.00 WIB mereka berdua pergi untuk berburu babi kedalam hutan daerah Sungai Bayua jorong Tanggo Aka Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir.
“Mereka berdua sudah biasa berburu babi menurut masyarakat,” katanya.
Dan pada Senin 27 Desember 2021 sekira pukul 04.30 WIB, Suardi yang pada saat itu terpisah dengan korban berjarak sekitar 100 meter dan terdengar suara letusan gobok.
Lalu, katanya, Suardi mendekati arah tersebut dan melihat korban sudah dalam keadaan tertembak.
Setelah itu Suardi pergi ke sebuah ladang jagung dan bertemu seorang warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sangir.
“Selanjutnya barang milik korban dan rekannya tersebut diamankan dan dibawa ke Mako Polres Solsel untuk penyelidikan,” tutupnya. (*)
(sumber: harianhaluan.com)








