Tanjungpinang (gokepri.com) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah daerah kian meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan Covid-19 sebagaimana tahun lalu. Kewaspadaaan itu salah satunya dilakukan Pemko Tanjungpinang dan Badan Intelijen Daerah (Binda) Kepulauan Riau (Kepri) dengan menggencarkan vaksinasi massal guna terbentuknya herd immunity dan mencegah penyebaran Covid-19.
Vaksinasi massal itu akan digelar selama dua hari, Selasa sampai Rabu, 7 – 8 Desember 2021 mendatang. Lokasinya di Kodim 0315/Bintan, Jalan Ahmad Yani, Kilometer 6 Tanjungpinang.
Komandan Kodim (Dandim) 0315/ Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa mengatakan, kegiatan serbuan vaksinasi ini diinisiasi oleh Kabinda Kepri dalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah Kepri. Sesuai target pemerintah, minimal hingga Desember 2021, senamual 70 persen warga sudah divaksin.
“Mudah-mudahan akhir Desember bisa tercapailah 100 persen,” ujarnya usai rapat persiapan serbuan vaksinasi di Kodim 0315/Bintan, Jumat 3 Desember 2021.
Data Kementerian Kesehatan pada 3 Desember 2021, capaian vaksinasi dosis pertama di Kepri sudah 93,36 persen atau 1.476.035 orang dari target 1.581.035 orang. Sedangkan dosis kedua mencapai 75,10 persen atau 1.187.293 orang.
Sasaran vaksinasi di Kepri terdiri dari 1.143.230 target masyarakat umum dan rentan. Kemudian 207.663 anak usia 12-17 tahun, 128.893 petugas publik, 87.128 lansia, dan 14.121 SDM kesehatan.
Dari sasaran vaksinasi tersebut, baru SDM kesehatan dan petugas publik yang telah mencapai, bahkan melebihi target. Vaksinasi pada SDM kesehatan sudah menyasar 20.504 dosis pertama atau 145,20 persen dan dosis kedua 19.831 atau 140,44 persen.
Kemudian vaksinasi pada petugas publik sudah mencapai 413.466 dosis pertama atau 320,78 persen. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai 359.640 atau 279,02 persen.
Sementara vaksinasi dosis pertama target lansia di Kepri baru tercapai sekitar 75,45 persen. Dari target 87.128 lansia, vaksinasi dosis pertama baru menyasar 65.740 orang. Sementara capaian vaksinasi dosis kedua baru menyasar 50.142 lansia atau sekitar 57,55 persen.
Capaian vaksinasi untuk masyarakat umum dan rentan juga masih rendah. Dari target 1.143.230 orang, vaksinasi dosis pertama baru menyasar 771.038 orang atau sekitar 67,81 persen. Untuk dosis kedua baru mencapai 586.569 atau 51,65 persen.
Kemudian untuk target anak usia 12 sampai 17 tahun, vaksinasi dosis pertama sudah menyasar 201.102 anak atau sekitar 96,84 persen. Sedangkan vaksinasi dosis kedua menyasar 167.228 anak atau 80,53 persen.
Capaian vaksinasi tertinggi di Kepri ditempati Kota Batam dengan 99,27 persen. Kemudian Bintan 91,01 persen, Tanjungpinang 88,74 persen, Natuna 87,91 persen, dan Karimun 83,36 persen.
Sedangkan capaian vaksinasi di Kabupaten Anambas baru 82,78 persen dan Lingga 73,21 persen.
Kolonel Gusti mengatakan, dalam kegiatan serbuan vaksinasi pada 7-8 Desember mendatang, pelaksana menargetkan mevaksinasi sebanyak 2.000 orang.
“Kalau bisa datang lebih banyak, lebih bagus,” katanya.
Untuk tenaga vaksinator, akan disiapkan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, Polres Tanjungpinang, dan Lantamal IV Tanjungpinang. Selain itu juga ada tenaga vaksinator dari Detasemen Kesehatan Kartika Korem 033 Wira Pratama dan petugas kesehatan Lanud Raja Haji Fisabilillah.
Kolonel Gusti berharap bagi warga yang belum divaksin bisa datang ke Kodim (Dandim) 0315/ Bintan untuk divaksin. Selain itu, ia mengimbau warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun.
“Pada tanggal 7 dan 8 Desember, mohon berbondong-bondong ke Kodim melaksanakan vaksinasi untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama. Mari kita vaksin, karena vaksin itu halal dan sehat,” ujarnya.
Selain menggelar vaksinasi massal, Pemko Tanjungpinang juga terus melanjutkan serbuan vaksin ke rumah-rumah warga atau door to door. Seperti vaksinasi yang dilakukan bersama TNI-Polri di Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, pada Kamis dan Jumat, 2-3 Desember 2021.
Camat Tanjungpinang Timur, Dody mengatakan serbuan vaksin itu dilakukan agar capaian vaksinasi semakin bagus. Saat ini menjadi target sasaran adalah masyarakat yang sebelumnya takut divaksin, hingga lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
“Kegiatan ini merupakan lanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kelurahan yang ada di Tanjungpinang,” katanya.
Dijelaskan Dody, vaksinasi door to door itu dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Mulai dari pendataan faktual masyarakat yang belum menerima melalui ketua RT dan ketua RW, validasi data, koordinasi dengan Dinas Kesehatan hingga penyiapan tim tenaga kesehatan untuk diterjunkan ke lapangan.
“Alhamdulillah, di Kelurahan Kampung Bulang ini telah selesai pendataan faktualnya sehingga siap untuk dilakukan kegiatan door to door,” tuturnya. (zak)
Baca juga: Gesa Vaksinasi, Dinkes Kepri: Ajak Orang Sekitar agar Divaksin









