Batam Menuju Herd Immunity

Batam Herd Immunity
Warga Batam mengenakan masker beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah setempat memulai survei epidemiologi untuk mengukur herd immunity. (Foto: istimewa)

Batam (gokepri.com) – Herd Immunity atau Kekebalan kelompok terhadap COVID-19 di Kota Batam akan segera tercapai. Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kepulauan Riau, hampir merampungkan survei mengukur kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebut berdasarkan hasil survei sementara kekebalan kelompok masyarakat Batam cukup kuat. Survei sementara menyimpulkan 90 persen masyarakat yang menjadi responden survei sudah memiliki antibodi penangkal Covid-19 di dalam tubuhnya.

“Memang antibodi itu bisa menurun, tetapi kalau sudah masuk ke dalam tubuh akan secara otomatis mampu menangkal virus Covid-19. Karena dengan vaksin, tubuh sengaja dikenalkan dengan virus itu sendiri,” katanya, Selasa (2/11).

|Baca Juga: Ukur Herd Immunity, Batam Mulai Ambil Sampel Darah Warga

Ia menjelaskan, sejauh ini telah menyurvei 600 orang dan memberikan kuisioner. 450 orang di antaranya bahkan telah diperiksa kadar antibodinya berdasarkan kriteria kelompok umur tidak wajib vaksin. Selain itu, survei juga turut menyasar kelompok anak sekolah dan dewasa yang telah mendapat vaksin.

“Survei secara acak dan pengambilan sampel sudah dilakukan dengan standar yang ada dan bisa dipercaya,” katanya.

Selain untuk memeriksa kekebalan kelompok, tujuan survei pun sebenarnya untuk mengukur tingkat penyebaran Covid-19 di Batam.

Hasil survei saat ini belum dirilis secara resmi lantaran masih dalam tahap pengelolaan data. Sebab, pihaknya masih melihat faktor-faktor lain yang kemungkinan berkontribusi terhadap imunitas seperti makanan serta pola hidup subjek sampel.

“Survei dilakukan menggunakan mobile statistik, dan ada sekitar 400 sampel yang bisa dipercaya yang diambil dari masyarakat di 12 kecamatan yang ada di Batam. Dengan margin error di bawah persen dan alat yang memadai, hasil survei cukup bisa dipercaya,” kata Didi. (Engesti)

|Baca Juga: Pemerintah Siapkan Roadmap New Normal dengan Syarat Kekebalan Kelompok

Pos terkait