Tanjungpinang (gokepri.com) – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, juga mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai penularan Covid-19. Terutama di dalam kapal, karena sirkulasi hanya di dalam ruang tertutup.
“Kalau perjalanan hanya sejam atau dua jam, sebaiknya tidak makan dan minum di dalam,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri ini, Kamis (30/9/2021).
Tjetjep mengemukakan, secara umum warga di Kepri sudah menaati protokol kesehatan saat berada di pelabuhan dan di kapal. Apalagi seluruh kru kapal, termasuk petugas di pelabuhan ikut mengawasi penumpang untuk menaati protokol kesehatan.
Namun, ia mengingatkan agar para penumpang kapal tidak euforia berlebih melihat kasus aktif Covid-19 menurun. Meski upaya pencegahan terus dilakukan di pintu keluar-masuk pelabuhan.
“Tetap harus waspada dan konsisten menerapkan protokol kesehatan. Walaupun upaya pencegahan penularan Covid-19 dilakukan secara intensif di pintu keluar-masuk pelabuhan melalui tes antigen dan pengurangan jumlah penumpang kapal,” ujarnya.
Warga yang tinggal di pulau-pulau juga tetap harus waspada. Karena mobilitas penduduk dari berbagai daerah masuk ke pulau-pulau itu.
“Warga pesisir tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.
Asisten Manajer Pelayanan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) PT Pelindo Tanjungpinang, Raja Junjungan Nasution, memastikan bahwa protokol kesehatan tetap dilaksanakan di pelabuhan dan di dalam kapal. Pihaknya juga mewajibkan seluruh kru kapal, petugas pelabuhan, dan penumpang menerapkan protokol kesehatan.
Selain itu, jumlah penumpang di dalam kapal dibatasi, hanya 50 sampai 70 persen dari kapasitas kursi penumpang. Pelindo Tanjungpinang juga mempertimbangkan syarat sertifikat vaksinasi untuk perjalanan laut. Bagi penumpang yang belum divaksin tidak boleh berangkat.
“Di pelabuhan juga dapat diterapkan pembayaran nontunai,” katanya. (zak)









