Ruslan Ali Wasyim : Lelang SPAM Harus Transparan dan Punya Akuntabilitas Tinggi

Wakil Ketua DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim
Wakil Ketua DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim (Foto : gokepri.com/ARD)

Batam (gokepri.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam turut menyoroti terkait dengan gagalnya hasil Pra Kualifikasi lelang hulu dan hilir Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Wakil Ketua DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim mengatakan air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Pengelolaannya tentu harus benar-benar harus diperhatikan oleh BP Batam, karena itu proses tender SPAM harus dilakukan dengan transparan.

“Proses lelang harus mempunyai akuntabilitas yang tinggi untuk memenuhi mutu layanan air,” kata Ruslan, Jumat (3/9/2021).

HBRL

Mengenai hasil Pra Kualifikasi yang gagal atau dibatalkan, menurutnya BP Batam seharusnya menjelaskan alasan kenapa tahapan proses pra kualifikasi tersebut gagal. Sehingga semua prosesnya transparan dan tidak ada pihak yang dirugikan.

“Meskipun sebenarnya Pra Kualifikasi ini kan tahapan awal, saya kira sampaikan saja kenapa gagal. Penyebabnya apa kok hasil yang sudah diumumkan dibatalkan,” katanya.

Ruslan menekankan siapapun yang menang dalam pemilihan tender atau lelang air diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan. Penilaiannya tentu harus lebih baik dari pengelolaan selama ini.

Jangan sampai, kata dia, tidak memberikan mutu layanan kepada masyarakat. Atau pelayanan lebih buruk dari yang sudah dikelola perusahaan selama ini.

“Ini yang harus ditingkatkan sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat,” ucapnya.

Dia juga menyebut Batam harus ditunjang oleh dukungan utilitas yang memadai seperti air dan listrik. Sehingga perusahaan yang memenangkan lelang SPAM Batam nanti, harus memahami hal ini.

Ia menambahkan, jangan sampai setiap perusahaan yang menang lelang SPAM dan menghilangkan mutu layanan.

“Ini yang harus ditekankan ke penyelenggara yakni BP Batam,” katanya.

(ard)

| Baca Juga : ATB Ingin Prakualifikasi SPAM Kedua Berjalan Objektif

Pos terkait