Serangan Siber Meningkat di Masa Pandemi

Promosi platform belanja online
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta (gokepri.com) – Serangan di dunia siber salam pandemi Covid-19 mengalami peningkatan. Salah satunya dialami Gopay, alat pembayaran non-tunai dari PT Dompet Anak Bangsa.

Senior Vice President IT Governance, Risk & Compliance GoPay Ganesha Saputra mengatakan, pihaknya telah memiliki beberapa program untuk mencegah serangan tersebut. Seperti aman bersama Gojek atau menjaga nomor identifikasi personal (PIN) agar tidak diberikan kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Ada 3 pilar untuk menjaga serangan siber itu. Pertama, edukasi akun pelanggan; kedua, teknologi dengan memperkuat dan keamanan siber; terakhir, proses salah satunya dengan sertifikasi ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi,” kata Ganesha dalam diskusi virtual, Kamis (25/3/2021).

HBRL

Ganesha mengatakan, untuk memulai sertifikasi ISO 27001 itu merupakan masukan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Meski demikian dalam implementasinya ada sedikit tantangan lantaran di masa pandemi ini seluruhnya pekerja Gopay bekerja dari rumah.

Akan tetapi, kata Ganesha, pihaknya termasuk perusahaan yang cukup beruntung karena sudah terbiasa bekerja dari rumah, bahkan sebelum terjadi pandemi. Itu sebabnya ada beberapa perubahan yang dilakukan Gopay semisal memperkuat kebijakan terkait dengan sistem manajemen keamanan informasi.

Berdasarkan sertifikasi ISO 27001, kata Ganesha, menjamin implementasi yang disebut sistem manajemen keamanan informasi di Gopay sehingga memberi kepercayaan kepada para pelanggan. Dampaknya disebut cukup berpengaruh apalagi industri keuangan terutama karena kepercayaan.

Baca juga: Serikat Media Siber Indonesia Kota Batam Resmi Dibentuk

“Memang ada saja tantangan karena bekerja dari rumah selama setahun ini, bahkan audit pun dilakukan dari rumah berupa laporan harian. Tapi sertifikasi itu perlu kami lakukan karena bagaimanapun industri keuangan adalah soal kepercayaan,” kata Ganesha. (wan)

Pos terkait