Tekan Biaya Logistik Batam, Pemerintah Luncurkan BLE

Ekosistem Logistik Nasional
Peresmian BLE oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Badan Pengusahaan Batam. (FOTO : ISTIMEWA)

Batam (gokepri.com) – Pemerintah meresmikan Batam Logistic Ecosystem (BLE) untuk menekan mahalnya biaya logistik di Batam. BLE merupakan bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE).

Di mana nantinya menjadi sebuah wadah untuk mempertemukan komunitas logistik di sektor permintaan dengan komunitas logistik di sektor persediaan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dengan diresmikannya BLE dan NLE ini, Indonesia diharapkan bisa bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

HBRL

“Kalau logistik kita mahal, siapa yang mau datang ke kita,” kata Luhut di BP Batam, Kamis (18/3/2021).

Karena itu pemerintah saat ini tengah berupaya agar kegiatan usaha yang ada di Indonesia bisa lebih efesien. Karena itu pihaknya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama berkomitmen terus meningkatkan pelayanannya.

Dengan diluncurkannya BLE, Luhut juga menargetkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batam dan Kepri. Pasalnya dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Batam selalu di bawah rata-rata nasional.

“BLE mengurangi regulasi yang ada, sehingga lebih mudah dalam memberikan kepastian usaha,’ ujarnya.

Sebagaimana diketahui BLE merupkan platform untuk memfasilitasi importir dan eksportir dengan berbagai fitur logistik dari hulu hingga hilir.

Pengusaha di sektor logistik dapat melihat dan memilih harga serta kualitas atas ketersediaan sarana pengangkut, pergudangan, bahkan pembayaran, hanya dalam satu aplikasi.

Informasi yang dapat dikolaborasikan melalui NLE seperti ketersediaan truk di suatu wilayah (platform trucking), dan ketersediaan slot kapal domestik antarpulau (Prahu-Hub).

Kemudian informasi jadwal kapal dan book slot kapal ekspor (clickargo), daftar negara tujuan ekspor per komoditas, daftar pelaku logistik/pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK)/ forwarder, dan lain-lain.

(ard)

|Baca Juga : Auto Gate System Pelabuhan Batu Ampar Diuji Coba

Pos terkait