Jakarta (gokepri.com) – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 akan dilaksanakan mulai hari ini, 15 sampai 24 Februari 2021. Sebelumnya para pendaftar telah mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Kemudian penetapan siswa yang eligible oleh sekolah dan pengisian PDSS.
Melansir laman LTMPT, siswa dapat mendaftar SNMPTN melalui portal LTMPT dengan mamsukkan email dan password yang didaftarkan. Jika memenuhi syarat mendaftar SNMPTN, akan muncul tampilan login. Jika tidak, maka akan muncul pesan “Mohon maaf, Anda tidak berhak mengikuti SNMPTN 2021. Silakan mengikuti SBMPTN 2021”.
Adapun siswa yang bisa mendaftar SNMPTN 2021 adalah yang sudah memiliki akun di LTMPT. Kemudian akunnya sudah permanen, termasuk siswa yang dinyatakan eligible oleh sekolah, dan memiliki nilai yang lengkap.
Jika Anda memenuhi syarat tapi belum melakukan permanen data pada portal LTMPT, maka akan muncul peringatan untuk melakukan permanen data terlebih dahulu.
Pada halaman profil berisi informasi biodata dari siswa. Seluruh informasi pada kolom “Biodata” diambil dari data yang telah diisikan di portal, seperti nama, NISN, NPSN sekolah, dan asal sekolah.
Isian tersebut tidak dapat diubah pada aplikasi pendaftaran SNMPTN. Pada halaman profil, hanya kolom “Kelengkapan Data Orang Tua” saja yang perlu diisikan. Di sana Anda harus mengisi informasi “Penghasilan Orang Tua (sudah ada range pilihan penghasilan orang tua), serta “Jumlah Tanggungan Orang Tua”.
Setelah selesai mengisi, klik tombol Simpan. Jika berhasil, akan muncul notifikasi ‘Berhasil Menyimpan Kelengkapan Data’.
Selanjutnya, silakan mengisi pilihan program studi. Di tahap ini silakan pilih salah satu PTN/Politeknik Negeri dari daftar yang disediakan pada kolom “Pilihan PTN/Politeknik Negeri”.
Setelah itu akan muncul “Daftar Prodi” yang bisa dipilih oleh siswa. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN/Politeknik Negeri atau dua PTN/Politeknik Negeri.
Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN/Politeknik Negeri pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN/Politeknik Negeri yang berada di provinsi manapun.
Baca juga: Kampus Umrah Dorong Siswa Kuasai Informatika
Selanjutnya, terdapat informasi apakah prodi yang dipilih membutuhkan dokumen portofolio atau tidak pada kolom “Portofolio”. Jika kolom “Portofolio” bernilai “-” (strip), maka prodi tersebut tidak membutuhkan dokumen portofolio.
Selain itu juga ada kolom prestasi dengan maksimal tiga prestasi yang bisa diisi. Kemudian lanjut ke finalisasi jika diyakini semua isian sudah benar. Setelah finalisasi, isian data tidak dapat dibatalkan ataupun diubah dengan alasan apapun. (wan)









