Kampus Umrah Dorong Siswa Kuasai Informatika

Fakultas Teknik Umrah
Fakultas Teknik Umrah memperkenalkan program Bebras Challenge kepada pejabat Bidang Pendidikan Madrasah di Tanjungpinang, Kamis (14/1/2021).

Tanjungpinang (gokepri.com) – Fakultas Teknik Univeristas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) mendorong siswa aktif dan menguasai informatika. Dorongan itu disampaikan saat memperkenalkan program Bebras Challenge kepada pejabat Bidang Pendidikan Madrasah di Tanjungpinang, Kamis (14/1/2021).

“Fakultas Teknik Umrah menjadi salah satu Koordinator Wilayah Bebras Challenge Tanjungpinang dan Bintan. Setidaknya ada beberapa sekolah di Tanjungpinang dan Bintan yang ikut berpartisipasi dalam program ini. Salah satunya SD Islam De Green Camp Tanjungpinang,” ungkap Koordinator kegiatan Nurul Hayaty.

Nurul menjelaskan, Bebras merupakan tantangan untuk siswa mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Tantangan Bebras akan berlangsung secara online dan serentak di seluruh Indonesia pada pekan Bebras, November 2021 mendatang.

Dalam kegiatan itu, siswa dapat menyelesaikan tugas dan soal-soal yang menarik dan tidak monoton untuk merangsang daya pikir mereka. Sehinga siswa bisa mendapatkan pengalaman dan mengembangkan kemampuan berfikir secara komputasional serta mengedukasi problem solving.

“Madrasah dapat memilih satu hari dari tanggal tersebut dengan mengikuti jam atau jadwal yang ada. Semoga jumlah siswa yang mengikuti Bebras Challenge nantinya meningkat dari tahun lalu,” harap Nurul.

Bebras adalah sebuah inisiatif internasional untuk mempromosikan computational thinking, berpikir dengan landasan komputasi atau informatika. Selama kompetisi, siswa harus memberikan solusi dalam menjawab soal Bebras. Soal bertema komputasi atau informatika ini dirancang semenarik mungkin. Setiap soal Bebras mengandung aspek komputasi atau informatika untuk menguji bakat peserta berpikir komputasi atau informatika.

“Bebras Challenge dapat memotivasi siswa terlibat lebih aktif dalam topik-topik informatika. Kemudian memecahkan masalah menggunakan metode-metode informatika dan mendorong siswa menggunakan IT dalam aktivitas pembelajaran,” pungkas Nurul. (wan)

BAGIKAN