Banyak Rumah Roboh Saat Gempa Susulan di Flores

(internet)

FLORES TIMUR (gokepri.com) – Rumah-rumah di Flores kembali roboh setelah gempa susulan terus mengguncang wilayah tersebut. Hingga Jumat pagi ini, tercatat 4.256 gempa susulan setelah gempa berkekuatan M 7,7 menerjang laut Flores, tepatnya di wilayah Mbay, Kecamatan Nagekeo, Sabtu (15/8) lalu.

Gempa beruntun itu membuat puluhan ribu warga mengungsi dan menyebabkan ribuan rumah rusak. Akses jalan juga tertimbun bebatuan dan longsor, sementara tanah terbelah hingga membentuk lubang yang menganga.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan gempa susulan masih terus terjadi di Pulau Flores.

“Magnitudo terbesar 6,2, magnitudo terkecil 1,1, magnitudo di atas 5 sebanyak 31 dan gempa susulan dirasakan 118,” kata Arief dalam keterangan, Jumat.

Arief mengatakan grafik menunjukkan adanya penurunan aktivitas gempa. Meski demikian, gempa susulan diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.

“Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 Minggu,” tandasnya.

Dampak gempa susulan kembali dirasakan warga. Felix Tampu, warga Elar, Manggarai Timur, mengatakan bangunan kembali runtuh saat gempa mengguncang.

“Habis sarapan pagi dan sedang ngobrol di depan posko tiba-tiba gempa dan semua panik sambil menyaksikan rumah mulai runtuh lagi bagian atas,” ujarnya singkat.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima detikBali dari BMKG, pagi ini sudah terjadi 14 kali gempa susulan dengan kekuatan 2,7 sampai 3,8 yang menerjang Pulau Flores.

Gempa tersebut tercatat hingga pukul 05.00 Wita, di luar 4.256 gempa susulan yang telah tercatat sebelumnya. *

(sumber: detik.com)

 

Pos terkait