Prancis menyingkirkan Maroko 2-0. Mbappe bangkit setelah gagal penalti.
FOXBOROUGH (gokepri) — Ketajaman di babak kedua mengantar Prancis menembus semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko 2-0, Jumat (10/7). Kemenangan itu menjaga peluang Les Bleus mencetak sejarah dengan mencapai tiga final Piala Dunia secara beruntun.
Prancis tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Didier Deschamps menciptakan lebih banyak peluang dan mampu mengendalikan permainan, sementara Maroko kesulitan mengembangkan serangan karena kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera.
Baca Juga: Prancis Tantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Kylian Mbappe menjadi tokoh utama kemenangan Prancis. Penyerang berusia 27 tahun itu sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-28 setelah sepakannya dibaca kiper Maroko, Yassine Bounou.
Kegagalan itu tidak mengurangi pengaruh Mbappe. Pada menit ke-60, ia menebus kesalahannya lewat tendangan melengkung dari tepi kotak penalti yang membawa Prancis unggul.
Enam menit kemudian, Ousmane Dembele menggandakan keunggulan. Ia memanfaatkan ruang yang tercipta akibat pergerakan Mbappe sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal dibendung Bounou.
Gol tersebut menjadi gol ke-20 Mbappe di putaran final Piala Dunia. Catatan itu membuatnya menyamai rekor penampilan Hugo Lloris bersama tim nasional Prancis, yakni 20 pertandingan Piala Dunia.
Mbappe juga kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen bersama Lionel Messi dengan koleksi delapan gol. Ia hanya terpaut satu gol dari rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang masih dipegang Messi.
Dominasi Prancis terlihat sepanjang pertandingan. Selain menciptakan lebih banyak peluang, mereka juga membentur mistar gawang melalui tendangan jarak jauh Lucas Digne menjelang turun minum.
Sebaliknya, Maroko sulit memberi ancaman berarti. Tim yang kembali menembus fase gugur itu baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-84.
Absennya penyerang Ismael Saibari akibat cedera mengurangi daya gedor Maroko. Tim asuhan Mohamed Ouahbi pun gagal mengulang pencapaian empat tahun sebelumnya saat melangkah hingga semifinal.
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai timnya kembali menunjukkan konsistensi di fase gugur. “Kami berada tepat di posisi yang kami inginkan,” ujarnya.
Deschamps mengatakan Prancis kembali melangkah ke empat besar setelah melewati pertandingan yang tidak mudah. Ia juga menyebut Mbappe tidak kehilangan kepercayaan diri meski gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama.
Kemenangan atas Maroko memperpanjang catatan impresif Prancis yang selalu mencatat nirbobol dalam tiga pertandingan fase gugur turnamen ini. Les Bleus kini hanya berjarak dua kemenangan dari gelar juara dunia.
Di semifinal, Prancis akan menghadapi pemenang laga Belgia melawan Spanyol. Jika mampu melaju ke partai puncak, Prancis akan menjadi negara ketiga yang mencapai tiga final Piala Dunia secara berturut-turut.
Sementara itu, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui keunggulan lawannya. “Hari ini Prancis lebih kuat,” katanya.
Ouahbi menilai timnya kehilangan kreativitas dan kesegaran sehingga gagal menciptakan banyak peluang. Meski tersingkir, ia menilai Maroko tetap menunjukkan perkembangan dan berharap mampu bersaing lebih baik pada Piala Dunia mendatang, ketika negara itu menjadi tuan rumah bersama Spanyol dan Portugal pada 2030. REUTERS
Baca Juga: Hat-trick, Dembele Masuk Daftar Eksklusif Prancis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







