Tanjung Verde Dinilai Bukan Tim Pelengkap di Piala Dunia 2026

Tanjung Verde vs Uruguay. (internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Tanjung Verde buktikan diri bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026. Setelah mengejutkan dunia dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol pada laga pembuka, wakil Afrika itu kembali membuat kejutan dengan memaksa Uruguay bermain imbang 2-2 pada pertandingan kedua Grup H di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, Senin (22/6/2026) pagi WIB.

Hasil tersebut membuat Tanjung Verde menjaga peluang besar untuk melangkah ke babak 32 besar. Tim asuhan Pedro Leitao Brito kini mengoleksi dua poin dari dua pertandingan dan berada di posisi ketiga.

Menjaga tak kalah lawan Arab Saudi cukup mengantarkan Tanjung Verde ke babak 32 besar. Ini dengan catatan Spanyol menaklukkan Uruguay pada laga terakhir Grup H.

Menghadapi Uruguay yang diperkuat sederet bintang seperti Federico Valverde, Rodrigo Bentancur, dan Manuel Ugarte, Tanjung Verde justru tampil tanpa rasa takut. Mereka disiplin dalam bertahan, berani menyerang, dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat.

Tanjung Verde bahkan mengejutkan Uruguay lebih dulu pada menit ke-21. Kevin Lenini mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas jarak jauh yang meluncur ke sudut kanan bawah gawang tanpa mampu dijangkau kiper veteran Uruguay Fernando Muslera. Gol tersebut membuat tim Afrika itu unggul 1-0.

Uruguay berusaha merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Setelah beberapa peluang Federico Valverde dan Maximiliano Araujo gagal berbuah gol, La Celeste akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-44. Maximiliano Araujo memanfaatkan bola rebound di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum Uruguay berlanjut menjelang turun minum. Pada injury time babak pertama, Agustin Canobbio menyambar bola liar hasil sundulan Araujo untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1 dan membawa Uruguay unggul saat jeda.

Namun, Tanjung Verde kembali menunjukkan mental baja pada babak kedua. Saat Uruguay tampak mengendalikan permainan, wakil Afrika itu justru menemukan gol penyama kedudukan pada menit ke-61.

Kesalahan Muslera yang terpeleset dimanfaatkan dengan sempurna oleh Helio Varela. Ia meneruskan bola ke gawang dan membuat skor kembali imbang 2-2.

Gol tersebut menghidupkan semangat Tanjung Verde. Mereka mampu menahan gelombang serangan Uruguay hingga akhir laga. Uruguay sempat mengira berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-68, tetapi wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menunjukkan adanya posisi offside dalam proses terjadinya gol.

Pada menit-menit akhir, Uruguay terus menggempur pertahanan lawan melalui Federico Valverde, Bentancur, dan Brian Rodriguez. Namun, disiplin lini belakang Tanjung Verde membuat semua upaya itu gagal membuahkan hasil. Tendangan bebas Valverde pada menit ke-90 bahkan hanya melayang tipis di atas mistar.

Peluit panjang mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2. Hasil itu membuat Tanjung Verde meneruskan kisah dongengnya pada kesempatan pertama tampil di Piala Dunia. *

(sumber: republika.co.id)

 

Pos terkait