“Jaga Nilai Haji Sepanjang Hayat”

Kuota haji kepri
Foto: istimewa

JAKARTA (gokepri.com) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengajak jamaah haji Indonesia untuk menjaga dan merawat nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji agar terus hidup sepanjang hayat serta diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat setelah kembali ke Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj RI Ichsan Marsha mengatakan, fase kepulangan dari Tanah Suci bukan sekadar perjalanan kembali dari Tanah Suci menuju Indonesia. Menurut dia, kepulangan menjadi momentum penting bagi jamaah untuk membawa pulang semangat ibadah dan menebarkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Haji bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji terus hidup setelah jemaah kembali ke rumah. Kepulangan ini adalah awal dari pengabdian baru di tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Ichsan di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Hingga hari ke-60 operasional haji atau hari ke-18 masa pemulangan, sebanyak 121.301 orang anggota jamaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut berasal dari 309 kelompok terbang (kloter) yang telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia, terdiri atas 120.065 jamaah dan 1.236 petugas.

Sementara itu, dari Arab Saudi, sebanyak 267 kloter gelombang pertama telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 104.753 jamaah dan petugas. Adapun dari Bandara Madinah, sebanyak 52 kloter gelombang kedua telah diterbangkan ke Indonesia dengan jumlah 20.316 jamaah dan petugas.

Di sisi lain, proses pergerakan jamaah dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari pemulangan gelombang kedua juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 208 kloter dengan total 80.574 orang anggota jamaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Madinah.

Ichsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang masih menjalankan tugas hingga akhir operasional haji. Menurut dia, dedikasi para petugas menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan lancar.

“Dedikasi para petugas menjadi bagian penting dari kelancaran pelayanan haji tahun ini. Mereka terus bekerja memastikan setiap jemaah dapat pulang dengan aman, nyaman, dan tertib hingga tiba kembali di Tanah Air,” katanya.

Ia juga mengingatkan jamaah haji RI agar menjaga paspor dan dokumen perjalanan, memperhatikan barang bawaan, serta mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak membawa air Zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.

Selain menjaga kesehatan selama perjalanan pulang, Ichsan mengajak jamaah untuk terus memelihara kemabruran haji dengan memperkuat kepedulian sosial dan menjadi teladan kebaikan di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap seluruh jamaah tetap menjaga kesehatan selama perjalanan pulang. Yang tidak kalah penting, mari rawat kemabruran haji dengan menghadirkan manfaat bagi sesama, memperkuat kepedulian sosial, dan menjadi teladan kebaikan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Hingga Jumat (19/6/2026), jumlah jamaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 orang anggota jamaah dan 736 petugas haji.

Kemenhaj memastikan akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jamaah kembali ke Tanah Air dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh.

“Dari Tanah Suci untuk Negeri, mari membawa pulang nilai dan menebarkan manfaat demi sukses peradaban,” ucap Ichsan. *

(sumber: republika.co.id)

 

Pos terkait