BATAM (gokepri.com) – Turnamen sepak bola usia dini bertaraf internasional, Kepri Championship International Youth Football Tournament, kembali digelar di Kota Batam pada 29-31 Mei 2026 di Stadion Tumenggung Abdul Jamal.
Ajang yang diinisiasi Y Event Organizer itu memasuki tahun kesembilan penyelenggaraan dan terus menunjukkan perkembangan sebagai salah satu turnamen usia dini terbesar di wilayah perbatasan Indonesia.
Direktur Event Organizer, Yora Amir, mengatakan turnamen tahun ini diikuti peserta dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
“Tahun ini adalah tahun kesembilan kami, di mana untuk kategori internasional sudah memasuki tahun kelima. Peserta berasal dari tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sekitar 33 persen peserta datang dari luar negeri,” ujar Yora, Jumat.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini difokuskan pada tiga kelompok umur utama, yakni U-10, U-12, dan U-14. Selain itu, panitia juga membuka kategori khusus U-17 yang akan diikuti lima tim.
Menurut Yora, pengurangan jumlah kelompok umur dilakukan agar penggunaan lapangan lebih optimal dan jadwal pertandingan lebih efisien, terutama bagi peserta dari luar daerah dan luar negeri.
“Tujuan utama kami tentu pembinaan. Lewat kompetisi usia dini, proses pembinaan akan terus berjalan. Kami ingin menunjukkan kepada negara tetangga bahwa sepak bola usia dini di Batam sangat berkembang dan mampu bersaing secara internasional,” katanya.
Meski telah berlangsung hampir satu dekade, Yora mengaku turnamen tersebut masih berjalan secara mandiri tanpa dukungan finansial dari pemerintah maupun KONI.
“Sejauh ini kami mandiri, dari kita untuk kita. Kami tetap konsisten karena ini agenda tahunan yang sudah lama berjalan,” ujarnya.
Dalam turnamen itu, panitia menyediakan trofi tetap, medali peserta, uang pembinaan, e-sertifikat, serta penghargaan individu seperti Best Player, Best Goalkeeper, dan Top Scorer.
Dukungan terhadap pelaksanaan turnamen juga datang dari kalangan legislatif. Sekretaris DPD PAN sekaligus Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Safari Ramadan, mengapresiasi konsistensi penyelenggara dalam membina talenta muda sepak bola di Batam.
“Kami dari DPRD, khususnya Komisi II, sangat mendukung kegiatan ini. Salah satu bentuk dukungan kami adalah memfasilitasi rapat koordinasi di gedung Dewan,” kata Safari Ramadan.
Sebagai pembina klub sepak bola MBS United, ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan pemain-pemain potensial dari Kepulauan Riau yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Harapan kita muncul pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa bermain di level nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Panitia menjadwalkan pertandingan peserta lokal berlangsung pada 29 Mei, sementara laga internasional akan digelar pada 30 hingga 31 Mei 2026.*
Penulis:Engesti









