ANAMBAS (gokepri) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan pemerataan layanan kesehatan di wilayah perbatasan sebagai prioritas mendesak. Ia mengunjungi Kabupaten Kepulauan Anambas pada Minggu (12/4/2026) dan langsung meninjau kondisi RSUD Tarempa.
Rombongan Ansar tiba di Pelabuhan Tarempa dan disambut Bupati Kepulauan Anambas Aneng beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dari pelabuhan, rombongan bergerak ke dua titik kunjungan yakni Museum Harung Hijau dan RSUD Tarempa di kawasan Tanjung Momong.
Anambas bukan kabupaten biasa. Terletak di gugusan kepulauan jauh di tengah Laut Cina Selatan, wilayah ini berbatasan langsung dengan Malaysia dan Vietnam dan selama bertahun-tahun bergulat dengan keterbatasan akses layanan dasar, termasuk kesehatan.
Baca Juga: Lewat Bawah Reserve, Produk Kerajinan Anambas Sasar Pasar Wisatawan Mancanegara
Di RSUD Tarempa, Ansar tidak hanya meninjau fasilitas dan peralatan medis. Ia duduk berdialog langsung dengan para dokter dan tenaga kesehatan yang sehari-hari menghadapi tantangan pelayanan di wilayah kepulauan, mulai dari keterbatasan alat hingga sulitnya rujukan pasien ke rumah sakit yang lebih lengkap di daratan.
“Peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah perbatasan seperti Anambas adalah prioritas kita bersama,” ujar Ansar.
Gubernur menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten harus terus diperkuat agar akses layanan kesehatan berkualitas menjangkau seluruh lapisan masyarakat di kawasan pesisir dan perbatasan.
Sebelum ke RSUD, Ansar dan Bupati Aneng mengunjungi Museum Harung Hijau. Keduanya meninjau koleksi artefak sejarah dan kebudayaan lokal yang menjadi cermin identitas Anambas.
Gubernur menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Anambas sebagai kekayaan daerah lintas generasi. Bupati Aneng menjelaskan upaya pemerintah kabupaten mengembangkan museum sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Kepulauan Anambas.
Bupati Aneng menyebut kunjungan ini sebagai momentum percepatan program strategis daerah, terutama di bidang infrastruktur kesehatan dan pelestarian nilai budaya lokal. Kunjungan ditutup dengan pertemuan bersama tokoh masyarakat setempat, forum yang menjadi ruang aspirasi langsung dari ujung kepulauan ke tangan pimpinan provinsi. (ADVERTORIAL)
Baca Juga: Lonjakan Ekonomi dari Kepulauan Anambas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








