Kenapa Anak Butuh Beragam Sumber Protein Setiap Hari

Protein untuk anak
Ilustrasi. Dok. NYTIMES

JAKARTA (gokepri) – Menyusun menu harian anak bukan sekadar soal porsi, tapi juga soal variasi. Ahli gizi klinis Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK(K) mengingatkan pentingnya sumber protein yang beragam untuk memastikan kecukupan zat gizi anak.

“Jika kita mengacu ke anjuran gizi seimbang yakni makan tiga kali sehari serta makan bervariasi untuk mendapatkan berbagai zat gizi, maka hanya mengonsumsi satu jenis protein dalam tiga waktu makan dapat berpotensi menyebabkan kekurangan zat gizi tertentu,” kata Luciana, Selasa 25 November 2025.

Luciana menekankan anak tidak otomatis mengalami kekurangan gizi hanya karena sering mengonsumsi satu jenis protein, selama porsinya sesuai kebutuhan. Namun, prinsip gizi seimbang tetap menuntut keberagaman.

Hingga kini, belum ada penelitian yang secara khusus meneliti konsumsi satu sumber protein saja dalam jangka panjang. Meski begitu, variasi tetap diperlukan agar semua zat gizi penting terpenuhi.

“Jika misalnya sarapan hanya telur, tetapi siang dan malam ada sumber protein lain, maka kebutuhan gizinya tetap bisa terpenuhi,” kata Luciana.

Dalam kondisi ekonomi terbatas, mengandalkan satu jenis protein yang murah dan mudah dijangkau masih aman, asalkan porsinya sesuai dan diselingi pilihan lain bila memungkinkan. Luciana menyarankan keluarga berpenghasilan rendah untuk memprioritaskan protein hewani maupun nabati yang terjangkau.

“Berikan protein hewani misalnya telur, ikan, atau nabati seperti kacang-kacangan sesuai anjuran gizi seimbang,” ujarnya.

Pengenalan variasi pangan sebaiknya dilakukan bertahap, tanpa paksaan, melalui olahan berbeda, porsi kecil, atau contoh perilaku makan dari orang tua. Bagi anak yang menolak sumber protein selain makanan tertentu, pendekatan edukatif menjadi penting.

Luciana berharap edukasi yang tepat dapat membantu keluarga memahami bahwa keragaman protein tidak hanya mendukung kecukupan gizi, tetapi juga membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.

“Edukasi gizi itu sangat penting untuk orang tua, dan dari orang tua akan mengedukasi ke anak-anaknya,” pungkasnya. ANTARA

Baca Juga: Kekurangan Protein Bisa Sebabkan Anak Stunting, Begini Saran Dokter Gizi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Pos terkait