BATAM (gokepri) – Setelah bertahun-tahun menumpang listrik dari tetangga, Zamri akhirnya bisa menyalakan lampu sendiri di rumahnya di Kelurahan Sambau, Batam. Ia menjadi salah satu penerima program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari PLN Batam yang diberikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Program ini menandai peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan HUT ke-25 PLN Batam. Pada Sabtu, 25 Oktober 2025, PLN Batam menyalakan listrik di empat kelurahan sekaligus—Sambau, Setokok, Tanjung Uma, dan Tanjung Riau—melalui penyalaan simbolis yang disertai pembagian sembako bagi warga.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan, perayaan dua momentum penting itu tidak dilakukan dengan pesta atau seremoni besar, melainkan dengan aksi nyata. “Kami ingin menghadirkan terang bagi masyarakat yang belum memiliki listrik. Ini kado ulang tahun PLN Batam ke-25,” ujarnya.
Melalui BPBL, PLN Batam menanggung seluruh biaya pemasangan baru berdaya 900 VA, lengkap dengan instalasi rumah. Program ini ditujukan bagi warga di wilayah yang sudah terjangkau jaringan PLN, namun belum mampu memasang listrik mandiri.
Menurut Kwin Fo, program tersebut tidak hanya menyalakan lampu, tetapi juga membuka peluang ekonomi. “Cahaya listrik bukan hanya penerangan, tapi sumber kehidupan. Anak bisa belajar malam hari, keluarga berusaha dari rumah, masyarakat jadi lebih produktif,” katanya.
Lurah Sambau, Raja Zulkarnain, mengapresiasi langkah PLN Batam yang menyasar warga relokasi di wilayahnya. “Banyak dari mereka belum punya listrik tetap. Program ini tepat sasaran dan manfaatnya langsung dirasakan,” ujarnya.
Zamri, penerima bantuan, mengaku lega rumahnya kini terang tanpa harus menyambung listrik dari tetangga. “Sangat membantu ekonomi kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” katanya.
PLN Batam menamai program tahun ini dengan tema “Berbagi Cahaya, Mewujudkan Harapan, dan Menebar Berkah.” Program BPBL menjadi simbol tanggung jawab sosial perusahaan dalam pemerataan energi di Kepulauan Riau.
Melalui langkah ini, PLN Batam menegaskan perannya bukan sekadar penyedia energi, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan. “Tidak ada perayaan yang lebih indah daripada melihat senyum warga yang rumahnya kini disinari cahaya listrik untuk pertama kalinya,” kata Kwin Fo.
Baca Juga: Batam Butuh Energi Lebih, PLN Batam dan Maxpower Tancap Gas Tambah Daya 100 MW
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








