Batam Ramai Dikunjungi Turis Asing, Singapura Masih Penyumbang Terbanyak

Wisatawan Batam 2025
Pemko Batam menyambut wisatawan mancanegara (wisman) pertama yang tiba di Terminal Ferry Internasional Batam Centre pada Rabu, 1 Januari 2025. Foto: Pemko Batam

BATAM (gokepri) – Delapan bulan berjalan, Batam sudah disinggahi lebih dari satu juta wisatawan mancanegara. Angka itu menandai kebangkitan pariwisata kota industri ini, sekaligus mempertegas posisinya sebagai pintu utama wisata Kepulauan Riau.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, hingga Agustus 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 1.008.609 orang. Capaian tersebut naik dibanding periode yang sama tahun lalu, yang hanya 828.147 kunjungan, menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut pencapaian ini memberi harapan untuk memenuhi target 1,5 juta wisman hingga akhir tahun. “Kami harapkan lima bulan terakhir bisa memenuhi target,” ujarnya, Kamis, 9 Oktober 2025.

HBRL

Pada 2024, total kunjungan ke Batam mencapai 1,3 juta wisatawan mancanegara dan 3,2 juta wisatawan domestik. Menurut Amsakar, sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). “PAD Batam banyak disokong oleh pajak hotel dan restoran, selain PPJ, BPHTB, dan PBB,” katanya.

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara kini mencapai 100 ribu orang per bulan. Tren pertumbuhan terus menanjak, meski belum menyaingi rekor sebelum pandemi pada 2019. “Trennya sangat baik. Peningkatan dari bulan ke bulan terus terlihat,” ucapnya.

Menurut Ardiwinata, wisatawan dari Singapura masih mendominasi kunjungan ke Batam, disusul Malaysia dan China. Ia memperkirakan jumlah itu akan melonjak lebih cepat bila kebijakan Visa on Arrival (VoA) bagi negara seperti India, Jepang, China, dan Korea dilonggarkan. “Kalau bebas visa diperluas, saya yakin pertumbuhan wisatawan akan jauh lebih cepat,” ujar Ardiwinata.

Baca Juga: Batam Jadi Magnet Turis, Kunjungan Tembus 1,3 Juta pada 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait