BATAM (gokepri) – Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau menjadi pengingat akan pekerjaan rumah besar: perbaikan infrastruktur, pengurangan ketimpangan ekonomi, dan tata kelola pariwisata berkelanjutan. Pesan itu disampaikan Ketua STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Ferizone, saat momentum peringatan pada Selasa, 24 September 2025.
“Infrastruktur, kesenjangan ekonomi, dan pariwisata harus jadi perhatian,” kata Ferizone.
Menurutnya, pembangunan jalan, pelabuhan, hingga jalur udara mutlak dibutuhkan untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Kepri. Mobilitas masyarakat dan arus barang akan semakin lancar jika akses transportasi diperbaiki.
Ia juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih dirasakan. Potensi Kepri, kata dia, cukup besar, tetapi hasilnya belum merata. “Jangan hanya terkonsentrasi di kota besar, pembangunan juga harus menyentuh hinterland,” ujarnya.
Di sektor pariwisata, Ferizone menekankan pentingnya tata kelola yang berkelanjutan. Pengelolaan sumber daya alam, menurutnya, tak boleh sekadar mengejar keuntungan jangka pendek. Kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal perlu dijaga.
“Hari jadi ini semoga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun Kepri lebih maju, adil dan berkelanjutan,” kata Ferizone.
Baca Juga: Bagaimana Industri Hulu Migas Menggerakkan Ekonomi Kepri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








