Istana dan DPR Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri

Ojol tewas dilindas rantis
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberi keterangan kepada media di Jakarta, Jumat (29/8/2025). ANTARA/Khaerul Izan

JAKARTA (gokepri) – Isu pergantian Kepala Kepolisian RI merebak cepat di publik. Rumor menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah mengirim surat presiden (surpres) ke DPR, lengkap dengan dua nama kandidat pengganti Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Menteri Sekretaris Negara sekaligus juru bicara Presiden, Prasetyo Hadi, membantah kabar itu. “Belum ada surpres dikirim ke DPR mengenai pergantian kapolri,” kata Prasetyo di Jakarta, Sabtu (13/9).

Pernyataan serupa datang dari pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan tidak ada surat dari Presiden. “Sampai hari ini belum terima surpres,” ujarnya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu.

HBRL

Kabar pergantian kapolri mulai ramai sejak Jumat, 12 September. Dalam isu yang beredar, Presiden Prabowo disebut menyodorkan dua nama jenderal bintang tiga berinisial D dan S. Rumor itu kemudian viral di media sosial. Sejumlah warganet mengaitkan inisial dengan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kabareskrim Komjen Syahardiantono.

Namun bantahan dari Istana dan DPR menepis spekulasi tersebut. Presiden, kata Prasetyo, tidak mengirimkan surat apapun ke DPR terkait pergantian Kapolri.

Di hari yang sama, Presiden Prabowo berada di Bali setelah merampungkan kunjungan kerja ke Doha, Qatar, dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Ia disambut Gubernur Bali I Wayan Koster, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam IX/Udayana Mayjen Piek Budyakto, dan Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya di Lanud I Gusti Ngurah Rai.

Di apron lanud, tidak terlihat kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Padahal, biasanya Kapolri bersama Panglima TNI mendampingi Presiden dalam penyambutan resmi. ANTARA

Baca Juga: Kapolri Minta Maaf, Kasus Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob Disorot

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait