BATAM (gokepri) – Pemerintah Kota Batam akan membangun Sekolah Rakyat di Nongsa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan terintegrasi. Sekolah ini dikhususkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan lahan seluas 8 hektare sudah disiapkan di Nongsa. “Tapi saat ini kami masih menunggu data dari Desil 1,” ujar Tri. Data ini mengacu pada kelompok keluarga dengan status ekonomi terbawah.
Sekolah Rakyat ini akan memiliki pendekatan berbeda dari sekolah konvensional, terutama pada kurikulum dan segmentasi siswa. Pemerintah daerah hanya bertanggung jawab menyediakan lahan dan tenaga pendidik. Kurikulum akan disusun khusus agar lebih relevan dengan kebutuhan siswa dari keluarga rentan.
“Kurikulumnya berbeda. Tapi kami tetap bertanggung jawab dalam pelaksanaan pendidikannya dan akan menyediakan tenaga pengajarnya,” kata Tri.
Ia berharap Sekolah Rakyat menjadi alternatif pendidikan inklusif yang menjangkau siswa dari latar belakang ekonomi rentan. Sekolah ini juga diharapkan mengurangi angka putus sekolah di Batam.
Baca Juga: Kepri Siapkan Lima Lokasi untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








