Besok, 500 Warga Pasirpanjang Bakal Unjuk Rasa ke PT Karimun Granite

Maruli Tua Turnip, salah seorang tokoh masyarakat Pasirpanjang saat berdialog di PT Karimun Granite. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Sebanyak 500 warga Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat bakal melakukan aksi unjuk rasa ke PT Karimun Granite (KG) pada Selasa, 15 April 2025 besok.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 05.30 WIB tersebut rencananya bakal digelar selama tiga hari, dari Selasa 15 April hingga Kamis, 17 April 2025.

Unjuk rasa itu bakal diiikuti seluruh masyarakat yang dimandoi oleh seluruh Ketua RW mulai dari RW 05,06,07 hingga RW 08 di Kelurahan Pasirpanjang.

HBRL

“Sebenarnya unjuk rasa ini digelar pada Senin ini, namun karena di kampung kami ada musibah yakni sesepuh kami ada yang meninggal dunia maka aksi digelar besok,” ujar Maruli Tua Turnip, salah seorang tokoh masyarakat Pasirpanjang, Senin, 14 April 2025.

Kata Turnip, ada 5 poin penting akan menjadi tuntutan masyarakat Pasirpanjang kepada perusahaan yang sudah puluhan tahun melakukan eksploitasi tambang granit di Kabupaten Karimun.

Tuntutan warga tersebut diantaranya adalah mempertanyakan dampak dari kegiatan blasting, pelepasan konsesi, PPM, kompensasi dan tenaga kerja.

Warga berencana akan melakukan blokade operasional perusahaan PT KG. Blokade perusahaan tidak hanya dilaksanakan di darat melainkan juga di laut.

“Warga akan memblokade dari darat dan laut. Dari darat, warga menutup pintu masuk utama ke PT KG, sementara yang dari laut warga tidak membiarkan tongkang untuk bergerak. Untuk rute aksi dimulai dari titik kumpul di depan kantor PPM menuju PT KG,” ungkapnya.

Turnip menjelaskan, aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan dilakukan oleh masyarakat Pasirpanjang ini karena sudah tidak ada lagi kepercayaan kepada PT KG.

“Dari semua yang dijanjikan PT KG kepada masyarakat Pasirpanjang, tak ada satupun yang ditepati, mulai dari konsesi hingga kompensasi. Semuanya bohong,” tegas Turnip.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait