BATAM (gokepri) – Ribuan warga Batam menghadiri acara buka puasa bersama di kediaman Wali Kota Batam-Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjadikan Ramadan sebagai energi pemersatu.
Buka puasa bersama itu berlangsung di kediaman Amsakar Achmad di Perumahan KDA, Batam Center, pada Sabtu, 8 Maret 2025. Amsakar bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas antusiasme warga yang datang berbondong-bondong ke acara tersebut.
Turut hadir Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad; Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Harris Pratamura; Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan; Ketua DPRD Batam, Kamaluddin; serta pejabat lainnya.
Amsakar mengungkapkan, panitia telah menyiapkan sebanyak 6.000 kursi, dengan rincian 3.000 dari Pemko Batam dan 3.000 dari BP Batam. Namun, jumlah warga yang hadir melebihi kapasitas yang diperkirakan.
“Alhamdulillah, buka puasa bersama ini didatangi oleh warga yang sangat membludak. Kami menyiapkan 6.000 kursi, tetapi jika melihat banyaknya yang berdiri, saya kira jumlah yang hadir jauh lebih banyak,” ujar Amsakar.
Meski demikian, ia juga menyampaikan permohonan maaf jika ada warga yang merasa kurang nyaman akibat keterbatasan tempat duduk dan layanan lainnya. “Saya mohon maaf jika ada pelayanan yang kurang memadai, suasana yang terlalu padat, atau mungkin ada yang tidak kebagian tempat duduk. Mudah-mudahan soal konsumsi berbuka tetap aman,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai energi pemersatu, terutama setelah dinamika politik yang terjadi.
“Kita harus kesampingkan cerita politik. Yang harus kita lakukan ke depan adalah membangun semangat bersama untuk membuat negeri ini semakin baik, semakin maju, dan semakin jaya,” tuturnya.
Ia juga menyinggung soal kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan Pemko Batam. Dalam beberapa hari ke depan, Amsakar berencana mengundang pers untuk menjelaskan hasil efisiensi anggaran sebesar Rp130 miliar. Menurutnya, dana tersebut akan dialokasikan kembali kepada masyarakat, termasuk untuk insentif lansia, pendidikan, dan infrastruktur.
“Intinya, efisiensi anggaran ini akan kami kembalikan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: Safari Ramadan, Amsakar Ajak Warga Batam Perkuat Persaudaraan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








